Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 06 Maret 2026

Telan 18 Bungkus Heroin, Warga Pakistan Pingsan di Bandara Kuala Namu

- Selasa, 25 Februari 2014 10:26 WIB
5.778 view
Telan 18 Bungkus Heroin, Warga Pakistan Pingsan di Bandara Kuala Namu
SIB/Lisbon Situmorang
Kritis : Kondisi M Rafique masih kritis dan mendapatkan perawatan di RSU Patar Asih, Senin (24/2) di Kecamatan Medan Beringin, Deli Serdang.
Medan (SIB)- Warga Negara Pakistan, Muh Rafique (47), harus dilarikan ke RSU Patar Kasih Desa Tumpatan Kecamatan Beringan Kabupaten Deli Serdang, setelah ditemukan pingsan di Bandara Kuala Namu Internasional (KNIA).

Setelah dilakukan rontgen, ditemukan 18 bungkus kapsul, yang diduga kuat heroin.

Informasi diperoleh, Muh Rafique berangkat dari Thailand, Minggu (16/2) dan tiba di Bandara Soekarno Hatta, Senin (17/2) malam. Kemudian, ia tiba di Bandara  KNIA, Jumat (21/2) sekira pukul 10.30 WIB. Setelah dirawat di RSU Patar Kasih Rafique diterima oleh dr Dedi dan perawat Romolus.

Tidak lama berada di rumah sakit, seorang tak dikenal menelepon pihak rumah sakit supaya Muh Rafique dibawa ke RS Boloni. Saat di tengah perjalanan menuju RS Boloni, pihak IGD RSU Patar Kasih kembali menghubungi si penelepon, namun tidak aktif, sehingga tersangka dibawa kembali ke RSU Patar Kasih.

Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, pihak RSU Patar Kasih menghubungi Polres Deli Serdang dan Poldasu untuk melakukan pengawalan. Setelah isi bungkusan di dalam perut tersangka berhasil dikeluarkan, isinya diketahui heroin.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka Muh Rafique berikut 18 bungkus heroin dan satu unit handphone beserta paspor, diserahkan ke Ditres Narkoba Poldasu.

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Deli Serdang AKBP Dicky Patria Negara mengaku, kasus itu telah dilimpahkan ke Ditres Narkoba Poldasu karena tersangka merupakan warga negara asing.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Ditres Narkoba Poldasu Kombes Pol Drs Toga Habinsaran Panjaitan membenarkan perihal penangkapan warga negara asing tersebut.

"Sudah 18 bungkus yang keluar. Diperkirakan masih ada sisanya yang belum keluar. Tersangka masih di RSU Patar Kasih," ujar Toga.

Ketika ditanya berat total heroin yang disita, mantan Kapolres Labuhanbatu itu mengaku belum dapat memastikannya, karena belum ditimbang. Namun, lanjutnya, diperkirakan tidak sampai 1 kg. Untuk tersangka Muh Rafique, tambahnya, belum bisa diperiksa karena belum sadar. "Kita masih menunggu tersangka sampai siuman supaya kita periksa dan kembangkan," sebutnya.

Dikeluarkan Melalui Anus
Seludupkan puluhan butir heroin, seorang warga Pakistan, Muhhammad Rafique (47) penumpang Lion Air dengan paspor nomor CP 9661461 yang tiba di Bandara KNIA (Kuala Namu International Airport) menjalani perawatan di Rumah Sakit Patar Asih Desa Tumpatan Kecamatan Beringin Deli Serdang, Senin (24/2).

Hingga, Senin malam, kondisi Muhammad Rafique masih kritis, namun 18 butir heroin dalam bentuk kapsul sudah dikeluarkan secara paksa melalui anusnya.

Pihak RSU memindahkan Rafique ke ruang ICU dan diberi bantuan cairan infus, oksigen, serta cairan nutrisi dari hidungnya. Rafique pun sering  mengalami kejang-kejang dan tetap tidak sadarkan diri seperti gejala stroke.

Perawat yang khawatir dan curiga dengan kondisi Rafique pun melakukan tes urine, Sabtu (22/2) sore, dan hasilnya positif mengandung heroin.

Curiga dengan hasil tes urine, tim medis pun melakukan ronsen, dan mengetahui puluhan kapsul di dalam sekitar paru-paru, usus  dan lambung Rafique terlihat.

Tim medis yang curiga dengan hasil ronsen tersebut pun menghubungi petugas Polsek Beringin. Selanjutnya pihak medis mengeluarkan butiran itu secara paksa dari lubang anus dan mengetahui bahwa butiran itu adalah kapsul heroin yang ditaksir berharga miliaran rupiah, Senin (24/2) malam.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi M Rafique masih kritis sehingga butiran heroin belum semua dikeluarkan. Belum diketahui secara pasti dari mana heroin itu diperoleh, dan dimana butiran itu ditelannya.

Pihak Kepolisian masih menunggu pasien sadarkan diri. Sementara menurut Medis, jika butiran itu tidak dikeluarkan, dikuatirkan kondisi M Rafique tidak dapat diselamatkan. (A23/A27/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru