Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 06 Maret 2026
Kurangi Ketergantungan Kepada Rusia

4 Negara Eropa Minta Bantuan Ekspor Gas Alam Amerika

- Senin, 10 Maret 2014 08:59 WIB
464 view
 4 Negara Eropa Minta Bantuan Ekspor Gas Alam Amerika
Sib/int
John Boehner
Washington (SIB)- Empat negara Eropa tengah meminta Amerika memudahkan mereka mengimpor gas alam dari Amerika supaya mereka bisa mengurangi ketergantungan pada Rusia. Duta besar Republik Ceko, Hungaria, Polandia, dan Slovakia mengajukan permohonan itu dalam surat kepada Ketua DPR Amerika, John Boehner dari Partai Republik. Mereka menulis, gas alam Amerika akan lebih diterima dengan baik di Eropa tengah dan timur dan akan menjadi kepentingan kunci Amerika di wilayah tersebut.

Perselisihan sebelumnya mengenai pembayaran gas antara Rusia dan Ukraina menyebabkan Rusia mengurangi pasokan. Saluran pipa yang sama yang membawa gas Rusia ke Ukraina juga memasok gas ke Eropa Timur, menciptakan kekurangan di sana. Rusia hari Jumat memperingatkan pemerintah sementara Ukraina bahwa kemungkinan akan ada penutupan lagi karena tagihan gas yang belum dibayar.

Boehner mengatakan ia berharap Presiden Barack Obama akan meminta menteri energi agar segera menyetujui permintaan ekspor gas alam yang tertunda supaya sahabat-sahabat Amerika di Eropa dan seluruh dunia bisa mengurangi ketergantungan mereka pada Rusia. Gedung Putih mengatakan musim dingin di Eropa menyebabkan pasokan gas di atas rata-rata dan bahwa setiap ekspor baru kemungkinan tidak akan sampai ke Eropa sebelum akhir tahun 2015.

Sementara invasi Rusia ke semenanjung Crimea dapat berdampak besar pada kebijakan luar negeri Amerika terkait isu program nuklir Iran, perang saudara Suriah dan perang di Afghanistan. Analis mengatakan NATO juga harus mempertimbangkan perubahan guna menanggapi gerakan pasukan Rusia  di Ukraina. Presiden Putin telah mengambil alih semenanjung Crimea kendati Rusia mengatakan ini adalah kekuatan keamanan setempat, dan mengakibatkan meningkatnya secara tajam ketegangan di dunia.

Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan, "Tidak ada tempat di masyarakat dunia bagi tindakan agresi dan langkah seperti yang kita saksikan di Crimea, Ukraina dalam hari-hari terakhir ini." Analis mengatakan krisis Krimea akan berdampak pada konflik-konflik lain seperti perang saudara di Suriah.

Kenapa kondisi ini terus bergulir dan semakin memanas?
Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 10 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru