Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 06 Maret 2026

TNI AU Kerahkan Boeing 737 Cari Malaysia Airlines

*Pencarian di Wilayah Selat Malaka Perbatasan Indonesia-Malaysia dan Thailand
- Selasa, 11 Maret 2014 15:06 WIB
1.608 view
TNI AU Kerahkan Boeing 737 Cari Malaysia Airlines
SIB/Int
PESAWAT PENGINTAI : Pesawat Boeing 737 seri 200 versi militer (pesawat pengintai) milik TNI AU diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Lanud Soewondo, Medan, Selasa (11/3/2014).
Medan (SIB)- Sebanyak 14 awak pesawat Boeing 737 seri 200 versi militer (pesawat pengintai) milik TNI AU diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Lanud Soewondo, Medan, Selasa (11/3/2014), untuk melakukan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH 370 yang hilang sejak Sabtu (8/3), diduga di wilayah Selat Malaka. Pencarian akan dilakukan di wilayah perairan Selat Malaka Indonesia mulai dari Wilayah Utara Medan sampai ujung Aceh yaitu perbatasan dengan Malaysia dan Thailand.

"Kita melakukan pencarian sebagai respon positif kita terhadap permintaan negara tetangga. Untuk itu, kita mencari di wilayah kita saja," ujar Letkol Penerbang Bambang Sudewo Komandan Sukadron Udara V, Makassar, kepada wartawan sebelum melakukan pencarian. Dijelaskannya, berhubung pesawat yang digunakan adalah pesawat militer sehingga telah melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan negara tetangga.

Pelaksanaan pencarian ini, lanjutnya, merupakan bagian dari tugas rutin pihaknya untuk melakukan pemantauan wilayah perairan Indonesia. "Asap cukup menutup dari ketinggian 1000 feet-5000 feet cukup tertutup. Mudah-mudahan kami bisa lebih optimum melakukan pencarian," katanya.

Pencarian juga akan dioptimalkan dengan menggunakan peralatan yang ada. Terutama di daerah pertemuan arus di selat. Diperkirakan, dikawasan pertemuan arus akan ditemukan berbagai meterial yang bisa diamati.

Dengan menggunakan kamera jarak jauh dan jarak dekat, akan dilakukan pengamatan visual. "Kita akan lakukan pengamatan dengan profil penerbangan, mulai dari ketinggia 1500 feet. Bahkan, jika ada temuan mencurigakan kami akan coba dari ketinggian 1000 feet sampai 500 feet," katanya.

Radius pengamatan dilakukan dikisaran 100 mile sampai 200 mile di Selat Malaka. Dan jika memungkinkan akan dilakukan pencarian lebih jauh sesuai dengan perintah dari Panglima Komando Operasi Militer yang ada di Jakarta.

Demikian juga disampaikan Kosek Hanudnas III Letkol Umar Fathurrohman, pelaksanaan pemantauan ini untuk memenuhi permintaan dari pemerintah negara tetangga. Termasuk mengingat dugaan kemungkinan hilangnya pesawat di kawasan Selat Malaka.

Disampaikan juga, pencarian ini akan dilakukan sesuai dengan permintaan. Ada tiga Boeing yang disiagakan untuk dipakai secara bergantian. "Kita akan lakukan pencarian sesuai dengan permintaan," ujarnya. (OL2)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru