Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 06 Maret 2026

Kapoldasu : Selain Kemacetan, Pengguna Jalan Saat ini Juga Merasa Tidak Aman Akibat Tindak Kejahatan

- Kamis, 13 Maret 2014 12:01 WIB
1.492 view
Kapoldasu : Selain Kemacetan, Pengguna Jalan Saat ini Juga Merasa Tidak Aman Akibat Tindak Kejahatan
Ilustrasi
Medan (SIB)- Berbagai dinamika permasalahan dihadapi pengguna jalan di Sumut. Selain tingginya tingkat kemacetan lalu lintas, pengguna jalan juga merasa tidak aman dan nyaman dari berbagai tindak kejahatan. Hal itu disebutkan Kapoldasu Irjen Pol Syarief Gunawan dalam sambutannya yang dibacakan Wakapoldasu Brigjen Pol Basarudin dalam Work Shop Penjabaran Inpres Nomor 4 Tahun 2013, di Hotel Arya Duta Medan, Rabu (12/3).

Ia mengatakan, bila kondisi itu tidak ditangani dengan kerja keras dan kesungguhan, akan sangat rawan terjadi lakalantas dan berpotensi meningkatnya jumlah korban, termasuk yang meninggal dunia.

"Apalagi, dalam waktu dekat ada tahapan Pemilu kampanye terbuka yang akan memobilisasi massa dalam jumlah banyak, serta menggunakan berbagai angkutan, yang biasanya kurang memerhatikan faktor keselamatan," jelasnya.

Berbagai dinamika permasalahan itu, lanjutnya, menjadi tugas kepolisian bersama pilar rencana umum nasional keselamatan antara lain Kementerian PPN/Bappenas, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kemenhub, Jasa Marga dan Dinas Kesehatan.

Dilanjutkan, melalui penjabaran Inpres No 4 Tahun 2013, tentang program dekade aksi keselamatan jalan, seluruh pihak terkait diharap bertindak lebih koordinatif dan terpadu.

Sementara itu, Asisten Sekda Provsu Hasiholan Silaen mengatakan, keselamatan di jalan merupakan prinsip dasar. Saat ini,  peningkatan keselamatan jalan harus ditingkatkan untuk menekan angka kecelakaan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Ia menjelaskan, menurut data yang dimiliki World Health Organization (WHO), untuk tahun 2009, sebanyak 1,3 juta jiwa menjadi korban kecelakaan, dengan kalkulasi 3500 orang meninggal setiap hari. Menurutnya, bila tidak ada penanganan, dikhawatirkan jumlah itu akan meningkat 2 kali lipat setiap tahunnya.

"Saat ini, kecelakaan merupakan salah satu penyebab kematian setelah penyakit stroke, jantung dan paru-paru," ujarnya.

Dalam work shop yang mengambil tema  "Mengimplementasikan Inpres 4 Tahun 2013 Kita Wujudkan Kamseltibcar Lantas Mantap Guna Mendukung Pemilu Tahun 2014" itu, dijabarkan manajemen keselamatan jalan sesuai pilar I Inpres No 4/2013 berfokus pada  penyelarasan dan koordinasi keselamatan jalan, protokol kelalulintasan kendaraan darurat, riset keselamatan jalan, survailans cedera dan sistem informasi terpadu, dana keselamatan jalan, kemitraan keselamatan jalan, sistem manajemen keselamatan angkutan, serta penyempurnaan regulasi keselamatan jalan. (A23/d)


Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 13 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru