Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 06 Maret 2026
Konas Pemuda PGI di Solo

Pemuda Harus Keluar dari Tembok Gereja

- Minggu, 16 Maret 2014 14:52 WIB
519 view
Pemuda Harus Keluar dari Tembok Gereja
Josep Widyatmadja
Solo (SIB)- Pemuda harus keluar dari tembok gereja! Tantangan ini dikemukakan Pendeta (em) Josef Widyatmaja saat berlangsung Konsultasi Nasional (Konas) Pemuda yang dilaksanakan oleh Departemen Pemuda dan Remaja Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (Depera PGI) di Karang Anyar, Solo, 28 Februari – 3 Maret 2014 lalu.

Penulis buku Yesus dan Wong Cilik yang melayani di Gereja Kristen Indonesia ini mengungkapkan persoalan-persoalan kebangsaan dan makin rendahnya kepedulian pemuda. ”Masalah gereja hari ini adalah mengenai cara pandang dikotomi rohani dan jasmani, Politik kotor, Minority complex, Kiblat pada barat, dan mengabaikan kerajaan Allah,” tutur Josef. Josef mengajak pemuda untuk mengikuti teladan yang sudah dilakukan oleh tokoh-tokoh Kristen sebelumnya yang ikut memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

“Anak-anak muda harus belajar dari tokoh-tokoh Kristen Indonesia yang pernah ada, seperti Johanes Leimena, John Lie ,Yap Thiam Hien, dan lainnya,” tegas dia.

Konas Pemuda kali ini mengambil tema “Tuhan itu Baik Kepada Semua Orang” dan diikuti oleh pemuda-pemuda gereja dan lembaga mahasiswa oikumene, yaitu GMKI. Konas merupakan wadah untuk membicarakan dan merumuskan rencana aksi lima tahunan yang akan dilaksanakan oleh pemuda dan remaja gereja.

Persoalan tanggungjawab sosial pemuda dan remaja menjadi perhatian utama dari Konas yang dibuka di GKI Jemaat Sangkrah ini. Dosen dari India, Prof M P Josef, menggambarkan tentang sudut pandang Kristen yang mesti dimiliki oleh orang Kristen dalam melihat kondisi global saat diskusi panel.

“Melihat, mendengar, dan mengorganisasi orang-orang terpinggirkan, adalah cara ‘melihat’ yang mesti dimiliki oleh pemuda Kristen dalam mewujudkan pelayanan keimanannya,” tutur dia. Harapan yang besar terhadap kepedulian anak-anak muda Kristen pada persoalan-persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia itu menjadi perbincangan utama Konas Pemuda. Diharapkan hasil-hasilnya akan menjadi masukan bagi Sidang Raya Gereja-gereja ke XVI di Pulau Nias pada bulan November mendatang.

 (satuharapan/d)

Simak juga berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 16 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru