Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 06 Maret 2026

OKP Mengamuk, Dua Warga Kritis, 1 Luka-Luka dan Satu Sepedamotor Dibakar

- Sabtu, 29 Maret 2014 13:52 WIB
396 view
OKP Mengamuk, Dua Warga Kritis, 1 Luka-Luka dan Satu Sepedamotor Dibakar
Delitua (SIB)- Sekelompok pemuda yang bernaung di salah satu OKP tiba-tiba mengamuk dan menganiaya warga di Jalan Pintu Air IV Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor, Jumat (28/3/2014).

Akibat kejadian tersebut, tiga warga  mengalami luka-luka, dua di antaranya mengalami kritis dan saat ini mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara, satu unit sepedamotor dibakar puluhan pelaku.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan, ketiga korban tersebut masing-masing : Rian Hidayat Harahap (27) seorang pekerja bengkel, warga Jalan  Pintu Air IV, mengalami luka akibat senjata tajam dan pukulan benda keras, dalam keadaan kritis saat ini mendapat perawatan medis di RS Mitra Sejati, Jalan AH Nasution Medan.

Korban kedua, Mikael Hutagaol (23), mahasiswa perguruan tinggi swasta, warga Jalan Pintu Air IV, Gang Bersama, Medan Johor, mengalami tiga liang luka bacok pada bagian belakang kepala dan saat ini masih kritis dan mendapat perawatan di ruang ICU RS Columbia Medan.

Korban ketiga, Maruli Lingga (33) warga Jalan Pintu Air IV Gang Sekolah Medan Johor, menderita luka memar pada bagian wajah dan kepala bagian belakang luka lebam.

Sementara itu, satu unit sepedamotor jenis Yamaha RX Z BK 2073 DT milik korban rusak berat dibakar para pelaku.

Berdasarkan keterangan korban Maruli Lingga, para pelaku penganiayaan tersebut berasal dari salah satu OKP tiba-tiba menyerang warga sekitar Jalan Pintu  Air IV dengan menggunakan senjata tajam sambil mengancam bunuh warga yang mereka temui.

"Tiba-tiba saja sekelompok pemuda yang dikomandoi pria berinisial B menghadang aku saat sedang mengendarai sepedamotor di sekitar TKP. Sambil mengancam bunuh, para pelaku kemudian memukuli dan membakar sepedamotorku," ujarnya.

Beberapa warga sekitar kepada wartawan mengatakan motif penganiayaan tersebut diduga akibat perselisihan paham antara remaja yang sedang bermain bola, Kamis (27/3).

Salah seorang remaja tersebut mengadukan kepada abangnya sehingga permasalahan tersebut merembet menjadi hal yang tidak diinginkan, sementara itu para korban tidak mengetahui permasalahan dan tidak terlibat dalam permainan bola tersebut, ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya kepada wartawan.

Kapolsek Delitua Kompol Wahyudi SIK melalui Kanit Reskrim  Iptu Martualesi Sitepu SH saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Petugas telah mengamankan dua unit sepedamotor milik korban yang salah satunya dibakar para pelaku sebagai barang bukti penyidikan," ujarnya. (A28/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru