Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Februari 2026

Batalkan Konser sebab Flu, Prince ditemukan Tak Bernyawa di Lift

- Sabtu, 23 April 2016 20:36 WIB
361 view
Batalkan Konser sebab Flu, Prince ditemukan Tak Bernyawa di Lift
Minnesota (SIB)- Prince Rogers Nelson meninggal di dalam lift di rumahnya di Paisley Park, Minnesota, Kamis atau Jumat, (22/4) waktu Indonesia. Penyanyi berjuluk pangeran pop — king of pop dilekatkan pada Michael Jackson — meninggal dunia di usia 57 tahun.

Kematian sang bintang menyisakan duka bagi Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Musisi Mick Jager dari Inggris pun menyampaikan duka mendalam. Mantan suami Jerry Hall itu mengaku mengagumi Prince karena memiliki tingkat kejeniusan dalam bermusik

Sebelumnya, Prince membatalkan konser dengan alasan flu. Konfirmasi meninggalnya sang pangeran disampaikan Yvette Noel-Schure, publisis Prince di laman Time.

Masih belum jelas penyebab pasti kematiannya. Pihak berwenang mengatakan Prince ditemukan tak sadarkan diri di lift dan upaya bantuan pernafasan padanya tak membuahkan hasil. Polisi memastikan kematiannya setelah melakukan penyelidikan ke kediaman sekaligus studio musiknya di Paisley Park, Minnesota, AS.

Prince diketahui menderita sakit flu beberapa minggu terakhir. Pada 15 April 2016 ia dilarikan ke rumah sakit setelah pesawatnya mendarat darurat di Illinois. Ia lalu boleh pulang ke rumah dan menjalani rawat jalan. Ia juga membatalkan dua konsernya di Atlanta.

Prince sempat dibawa ke rumah sakit karena sakit flu berat setelah pesawat pribadinya melakukan pendaratan darurat. Ia juga beberapa kali pergi ke apotek.
Kematian Princi membuat Barack Obama kehilangan."Hari ini, dunia kehilangan ikon kreatif. Saya dan Michelle bergabung dengan jutaan penggemar dari seluruh dunia. Kami berkabung atas kematian Prince yang sangat mendadak," ujarnya.

Obama memuji Prince sebagai salah satu musisi paling berbakat dan konsisten. "Beberapa seniman berhasil menyentuh banyak orang dengan bakat mereka. Prince melakukan itu semua. Funk, R&B, Rock n Roll, dia seorang instrumentalis, dan pemimpin band yang brilian," kata Obama, melanjutkan.

Musisi senior Mick Jagger. Pentolan grup musik asal Inggris, The Rolling Stones itu tidak bisa menyembunyikan rasa duka atas kematian Prince. "Saya sangat sedih,” tulis Jagger, seperti dilansir dari Rolling Stone. "Prince adalah seniman revolusioner, musisi dan komposer yang hebat. Dia penulis lirik yang original dan pemain gitar yang menakjubkan. Talentanya tak terbatas. Dia salah satu seniman paling unik dalam 30 tahun terakhir," ucapnya.

Pada tahun 1995, Jagger diangkat sebagai cover story majalah Rolling Stone. Dalam wawancara dengan pendiri majalah musik itu, Jann Wenner, Jagger mengatakan bahwa Prince memiliki daya pikat yang sama dengan James Brown di atas panggung. “Dia seperti mendobrak gaya para musisi dan menemukan banyak gaya baru," katanya.

Prince terlahir dengan nama Prince Rogers Nelson di Minneapolis, Minnesotta pada 1958. Sejak kecil ia telah mengenal musik. Ayahnya, John Lewis, seorang pianis dan penulis lagu dan ibunya, Mattie Della, seorang penyanyi jazz.

Ia menulis lagu pertamanya Funk Machine di usia 7 tahun dan membentuk band bernama Grand Central lalu Champagne bersama sepupu dan teman-temannya.

Ia terjun ke musik profesional pada akhir 1970-an. Pada pertengahan 1980-an Prince kian tenar lewat album 1999 serta soundtrak dari film Purple Rain. Jika Michael Jackson disebut raja pop, Prince menjadi sang pangeran.

Sepanjang kariernya selama empat dekade ia telah menjual 100 juta keping album rekaman ke seluruh dunia, tujuh Grammy, sebuah Golden Globe dan piala Oscar.

Dalam industri pop Prince dikenal sebagai penyanyi yang inovatif serta penulis lagu yang berpengaruh di Amerika Serikat karena musiknya menggabungkan nuansa jazz, funk, dan disko. Genre yang paling melekat di hati penggemarnya adalah untuk lagu Raspberry Beret dan Little Red Corvette.

Masa jayany di akhir 1970, dan selama tiga dekade berikutnya dikenal sebagai salah satu kekuatan eksentrik dalam musik pop Amerika Serikat. Yang mendukung kualitas bermusiknya karena Prince piawai memainkan beberapa instrumen, termasuk gitar, keyboard dan drum.

Prince menikah sebanyak dua kali, dengan penyanyi Mayte Garcia pada 1996, lalu dengan Manuela Testolini pada 2001. Kedua pernikahannya berakhir dengan perceraian. (T/R9/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru