Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Jika Tidak Tertangkap, Cerita Tentang Roger Danuarta Bisa Fatal

- Senin, 14 April 2014 15:04 WIB
436 view
 Jika Tidak Tertangkap, Cerita Tentang Roger Danuarta Bisa Fatal
Jakarta (SIB)- Hasil pemeriksaan yang dikeluarkan pihak Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), mengungkapkan Roger Danuarta mengalami gangguan hati akibat narkoba. Hal ini membuat Roger berharap bisa segera direhabilitasi. Keinginan senada juga disampaikan kuasa hukum Roger, Jufrry Maykel Manus. Ia sangat berharap, kliennya bisa segera menjalani rehabilitasi.

Diakui Manus, ia tidak ingin kondisi kliennya bertambah buruk apabila tidak segera melakukan rehabilitasi. "Yang pasti, Roger ini harus segera direhab, ini direhab medik juga lho. Kalau nggak ditangani segera, fungsi hatinya bisa makin rusak," ujar Jufrry Maykel Manus, Minggu (13/4).

Oleh sebab itu, Manus berharap pihak kepolisian bisa kooperatif dengan apa yang dianjurkan RSKO terhadap mantan kekasih Sheila Marcia itu. Ia sangat berharap, kepolisian mengizinkan yang bersangkutan menjalani rehabilitasi. "Sambil berjalannya proses hukum, saya harap dia bisa segera direhabilitasi medis karena fungsi hatinya dia nggak normal," harapnya sambil mengatakan jika tidak tertangkap cerita tentang mantan kekasih Sheila Marcia itu akan lain, bisa fatal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Roger juga dinyatakan sebagai pecandu berat. Ia diketahui kecanduan zat opiat, yakni zat yang berasal dari opium, yang terdapat dalam narkoba jenis heroin.

Saat ditangkap, jarum suntik masih tertempel di tangan Roger yang terkulai lemas di mobilnya di pinggir jalan. Jika tidak ditemui warga, cerita tentang actor tampan itu bisa berubah. Bahkan dua hari di tahanan Polsek Pulo Gadung, Roger masih tak sadar sedang dalam proses hukum. Ia mengaku menyesal telah mengonsumsi narkoba jenis heroin dan ganja. Ingin berubah menjadi lebih baik, Roger ingin direhabilitasi. Roger melanggar pasal 111, 112, dan 127 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

"Ada hikmah dari semua ini. Minta maaf sama semua keluarga aku dan masyarakat sebesar-besarnya," ujar Roger usai ditemui di Polsek Pulo Gadung, seperti diberitakan ViVaNews.Com. "Kejadian ini bisa saya bilang, saya pikir dari salah pergaulan. Ini aku juga ada eksperimen atas masalah drugs. Aku anggap itu ada hikmahnya dan aku bersyukur atas semua ini!" (t/r9/f)
 


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru