Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Peringatan 40 Hari Meninggalnya Jojon, Istri Pertama dan Istri Ketiga Adu Argumen

- Rabu, 16 April 2014 13:20 WIB
1.597 view
Peringatan 40 Hari Meninggalnya Jojon, Istri Pertama dan Istri Ketiga Adu Argumen
Jakarta (SIB)-  Keluarga besar almarhum Jojon menggelar acara peringatan 40 hari meninggalnya pelawak senior tersebut. Acara dihelat di kediaman istri pertama almarhum, Iin, di kawasan Ciledug, Tangerang, Senin, (14/4). "Pengajian ini mengenang dan memeringati 40 harinya, ayahanda kami tercinta Haji Jojon, yang telah meninggal pada tanggal 6 Maret 2014 yang lalu," kata Adi anak Jojon.

Pengajiannya tidak dihadiri oleh istri ketiga Almarhum, Heni Maryana, yang tinggal di kawasan Sentul Bogor. Ketidakhadiran Heni, tampaknya terkait erat dengan perseteruan yang terjadi di lingkup keluarga besar almarhum.

Beda dengan istri kedua komedian yang berciri kumis sedikit itu. Sang istri hadir dan kompak dengan istri pertama Jojon.

Sebagaimana diketahui, sepeninggalnya Jojon, mencuatlah kabar tentang perebutan harta warisan  di antara  anak-anak almarhum. Namun, perseteruan tampaknya tidak terjadi, di antara istri pertama dan istri kedua almarhum. Senin, keduanya justru tampak kompak. Mereka mengaku, tak mau meributkan masalah harta warisan, lantaran sangat menghormati dan menyayangi sosok almarhum suami mereka. "Kita nggak ributkan itu, kasihan, tanahnya (makam) juga belum kering. Kalau hak anak-anak ada, ya terserah saja. Bersatu ya, bersatu. Namanya kita mantan kan, harus itu, bersatu dong," terang Iin didampingi istri kedua Jojon.

Tetapi, Selasa, (15/4), dua istri Jojon tampil di salah satu stasiun televisi. Keduanya masih saling adu argumen dan bertahan dengan harapan dan keputusan masing-masing.

Iin mengatakan agar pembagian harta warisan dari Jojon dapat dilakukan secara adil dan terbuka. Menurutnya, pembagian harta warisan untuk anak-anak Jojon dari dirinya maupun dari istri yang kedua Henny Mariana haruslah merata agar tidak menimbulkan perselisihan dan kecurigaan. “Saya hanya minta dibagi rata, yang terpenting untuk anak-anak. Kalau saya sendiri tidak menuntut apa-apa, yang penting hak anak-anaknya terpenuhi. Walau bagaimanapun itu anak-anak Jojon!”

Iin dan anak-anaknya juga sepakat untuk membahas perihal pembagian harta warisan setelah 40 hari meninggalnya sang pelawak. Dan ia berharap Henny juga ikut turut membahasnya. “Saya dan anak-anak nggak mau dibilang serakah. Biarkan ini dibahas secara bersama setelah 40 hari nanti!” (t/r9/x/y)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 16 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru