Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Artis Rayakan Paskah Suka Cita

- Senin, 28 April 2014 15:35 WIB
2.153 view
Artis Rayakan Paskah Suka Cita
Artis asal Medan Jeremy Sianipar bersama MC Choky Sitohang dalam Perayaan Paskah keluarga besar Bank Mandiri di Jakarta, sabtu (26/4).
Jakarta (SIB)- Sejumlah artis merayakan Paskah Suka Cita di Jakarta, Sabtu, (24/4). Dalam perayaan Paskah keluarga besar Bank Mandiri itu tampil artis yang dikenal punya komitmen tinggi pada Tuhan yakni Herlin Pirena, Novita Dewi Marpaung dan Jeremy Sianipar. Nama terakhir disebut adalah penyanyi asal Medan yang kerap meraih sejumlah prestasi dalam setiap lomba, baik parsial maupun nasional. Yang menarik perhatian, di acara itu tampil Penta Boyz yang personelnya tidak semua penganut Kristen. Acara yang dipandu MC Choky Sitohang itu dipusatkan di Plaza Bank Mandiri Jakarta. Dimulai dengan tampilnya Jeremy Sianipar. Penyanyi yang kini studi di Ibu Kota itu menyenandungkan  Saat Kurenungkan bergenre popslow. Putra dari Frans sianipar yang bergabung di Dian Kasih Production Jakarta tersebut mengaku bahagia karena dalam perayaan Paskah mampu menghibur publik. Selain itu, yang lebih membuatnya berkesan karena dalam perayaan tersebut hadir orangtuanya yang datang dari Arab Saudi. "Padahal saat Paskah, papa masih berada di negeri orang dan tidak merayakan bersama keluarga," ujar Jeremy Sianipar, yang meskipun makin banyak permintaan tampil di panggung namun tetap fokus ke pendidikan.

Susul menyambung tampil artis Herlin Pirena dan Novita Dewi Marpaung yang menggelegar.

Dalam kegiatan yang juga diisi Paduan Suara Mandiri Manado,dan Ikatan Isteri Karyawan Bank Mandiri Jakarta terlihat beberapa pimpinan bank plat merah tersebut. Menyusul itu, Penta Boyz tampil dan langsung diapresiasi publik. Grup dengan 3 dari 5 anggota bukan beragama Kristen itu tampil maksimal dengan lagu yang senada dengan perayaan.

Dalam industri kreatif Indonesia, Penta Boyz makin berkibar di genre acapela. Grup yang diawaki Armando Zidane (bass), Indra Gunawan (bariton), Joka Tatarang (tenor), Marta Dinata (bariton) dan Ronie Harvey Maspaitella (tenor) tak hanya maksimal di Indonesia tapi kerap tampil di luar negeri.“Apresiasi orang luar negeri terhadap lagu kita itu tinggi. Sebaliknya, orang Indonesia justru tidak respek. Itu Terbukti kita bisa menyabet gelar juara dunia di kontes musik acapela," cerita Joka Tatarang sambil mengatakan pada konser tunggal di Opera House Sydney, penonton tak yakin bahwa mereka dari Indonesia.

Dalam konser tersebut, Penta Boyz membawakan lagu-lagu daerah Nusantara. "Kami ingin melestarikan sekaligus memperkenalkan lagu-lagu Nusantara kepada masyarakat dunia," jelas Ronie sambil mengatakan lagu tersebut justru membuat eksotika penampilan. "Sebaliknya, orang Indonesia justru tidak respek. Itu Terbukti kita bisa menyabet gelar juara dunia di kontes Golden Stage International Festival di Bucharest, Rumania," terang Marta Dinata yang bangga menjadi orang Indonesia.

Lain lagi saat ikut festival dunia di benua  yang sama. "Penta Boyz satu-satunya grup yang mewakili Asia di kontes acapela yang diikuti 23 negara di dunia itu," tambahnya sambil mengatakan bahwa seni bisa diapresiasi lintasgenerasi dan menyatukan ragam generasi. (t/r9/w)
 

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 28 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru