Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Meriah, Nostalgia Tawa Canda Ikalima Medan

- Selasa, 06 Mei 2014 15:02 WIB
1.288 view
 Meriah, Nostalgia Tawa Canda Ikalima Medan
Didampingi Banuara Sianipar, Dayan Tobing naik ke meja dengan gitar akustik, Pahala Manurung beraksi dengan saksofon dan Yunita Manurung membuat suasana jadi mellow dengan lagu Aku Makin Cinta yang pertama kali dipopulerkan Vina Panduwinata.
Medan (SIB)- Malam pengukuhan Pengurus Harian Ikatan Alumni SMA Negeri 5 (Ikalima) Medan, Sabtu (3/5), di Garuda Plaza Hotel Medan berlangsung semarak khususnya di sesi hiburan. Selain artis profesional yang digawangi Nano Tatarang tampil memikat, para artis dari alumni sekolah di Jalan Pelajar  itu juga menghibur massa hingga acara yang diisi nostalgia tersebut penuh canda tawa.

Dari sejumlah penampil yang maju ke depan di antaranya Yunita Edward Sitorus Br Manurung, Sonti Silaban dan Effendi Naibaho. Masing-masing nama tersebut, saat masih belia, ikut meramaikan industri kreatif di Tanah Air khususnya di Sumatera Utara.

Keceriaan dimulai tampilnya Ketua Umum Ikalima Medan Masa Bakti 2014 - 2016 Mr Banuara  Sianipar SH MM CPHR. Alumni SMAN 5 angkatan 1985 itu maju ke depan memberi sambutan bergaya stand-up comedy. “Saya memang ingin Ikalima Medan ini tak sekadar wadah berkumpul dan bercerita soal sekolah tapi punya nafas lebih hingga bermakna, baik sosial ekonomi maupun dalam kehidupan pribadi. Kita ketawa, kita bersuka agar hidup makin ceria,” ujar pria yang mahir memainkan saksofon dan piano tersebut.

Menyusul itu mantan ketua Ikalima Medan H Syamsuddin Lubis SE MBAk didaulat berdendang. Pria berdarah Tapanuli Selatan tersebut melantunkan Tangiang Ni Dainang i. Sonti Silaban menyambung dengan Ihutonokku Doho. Duet keduanya diklimaksi dengan Surat Narara yang menggelegar. Suasana berubah syahdu ketika Yunita Manurung didaulat tampil ke depan melantunkan Jangan Biarkan yang dipopulerkan Diana Nasution.

Dari suasana mellow jadi romantis ketika perempuan yang kala mudanya itu pernah mengharumkan nama Sumut ke tingkat nasional tatkala melantunkan Aku Makin Cinta yang diperdengarkan pertama kali oleh Vina Panduwinata.

Lagu romantis itu membuat Viktor Pakpahan SH MH MSi yang Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar merogoh koceknya dan memberi dolar AS untuk kas panitia sebab lagu yang dibawakan Yunita Manurung memiliki memori indah padanya. Selain Aku Makin Cinta membuat sejumlah orang berdansa — termasuk anggota Dewan Penasihat Ikalima Medan seperti Prof Dr Adril Hakim SpB, Syamsuddin Lubis, Ir Badiaraja Manurung, Leo Sirait dan Henny Florance dari Singapura — membuat Yunita Manurung tampil kembali dengan penggalan lagu hits di era 1990-an tersebut. Lagu itu pun mengajak Pahala Manurung untuk mengeluarkan saksofonnya dan beraksi di tengah publik antarangkatan yang terwadah dalam Ikalima Medan.

Dokter ahli paru dari Jakarta itu pun membuat suasana makin ceria dengan permainan saksofonnya. Dari permainan perkusi tiup itu, gitaris Dayan Tobing memancing dengan permainan gitar akustiknya. Saking banyaknya yang berjoged, didampingi  Banuara Sianipar, Dayan Tobing naik ke meja.

Pengacara populer yang disapa Uut Sianipar itu membuka penampilannya dengan lagu Bento. Dengan kocak, syairnya diubah sesuai dengan kondisi di ruangan luas tersebut. Dari lagu Iwan Fals, beralih ke sejumlah lagu riang yang dibuka dengan lagu Cotton Fields. Lagu yang disohorkan Beach Boys itu dimedleykan dengan Dekke Jahir yang makin membuat suasana makin meriah. Pembawa acara broadcast senior Tulus Hutabarat yang kini birokrat pun ikut berdendang dengan Dellilah dengan suara ngebasnya. (r9/f)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru