Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Kolaborasi Marching Band - Operet Gebyar GenRe Pukau Publik

- Jumat, 09 Mei 2014 11:37 WIB
460 view
 Kolaborasi Marching Band - Operet Gebyar GenRe Pukau Publik
Drg Rumondang Sinaga MARS
Pematangsiantar (SIB)- Dalam Gebyar GenRe (Generasi Berencana) yang dipusatkan di Lapangan Parkir Kantor Pariwisata Kota Pematang Siantar, Sabtu (26/4), ditampilkan kolaborasi marching band - operet bertajuk Menunda Usia Perkawinan Dini. Setelah menampilan 2.000 siswa dalam martumba massal operet ditampilkan oleh pelajar SMAN 5 Pematang Siantar.

Isi operet standar yakni menuju masa ideal menunda pernikahan karena bila dilakukan dalam usia muda akan dekat dengan hal negatif. Tetapi, dengan lakon polos anak muda, akting tersebut mengundang kelucuan, khususnya dalam mengkait edukasi seks pada remaja.

Operet diarahkan Kepala Sekolah SMA N5 Drs Hasbiansah Sinaga tapi disupervisi Kepala Badan  Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP-KB) Kota Pematangsiantar Drg Rumondang Sinaga MARS.

Menurut perempuan aktif di kegiatan sosial dan penggali kebudayaan itu, usia matang bagi perempuan untuk menikah adalah 22 tahun dan laki-laki 25 tahun. "Para pelajar sebaiknya berpikir untuk melakukan kegiatan dan memiliki penghasilan, sehingga mapan dan matang sebelum menikah," ujarnya saat menjadi tuan rumah deklarasi itu di Pematangsiantar. “Deklarasi bukan cuma menunda pernikahan tapi juga bertujuan untuk mengurangi tingkat penularan HIV AIDS serta pemakaian narkoba,” tandas perempuan penggiat kearifan lokal melalui industri kreatif itu sambil mengatakan saat ini persoalan remaja Indonesia sangat kompleks. Dengan jumlah mencapai 27,6 persen dari total penduduk atau 64 juta jiwa, remaja sangat rentan dalam penyalahgunaan narkoba dan seks bebas yang dapat berakibat HIV dan AIDS.

Kegiatan didahului perform Marching band dari NV STTC Pematangsiantar binaan Edwin Sintong Binge Siboro. Sebelum pergelaran, dilakukan deklarasi  Menunda Usia Dini dipandu Pinkan dan Hubet.

Gubsu dalam sambutan yang disampaikan  Wali Kota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE berharap output kegiatan benar-benar dilaksanakan remaja. Menutup sambutan, Wali Kota semapt berdendang.

Ketua Team Penggerak PKK Pematangsiantar Ny Rusmiati Romana Hulman Sitorus SE menegaskan komitmennya soal penundaan pernikahan tersebut.
Klimaksnya adalah pelepasan balon Gebyar GenRe

Rumondang Sinaga melaporkan,  kegiatan terselenggara atas kerja sama BKKBN - Kadis Pendidikan Drs Resman Panjaitan, Kabid Program Mei Sari Uga Lubis, Kasi Pendataan Mentasi Sinaga, Staf Dispenjas Ferdinand Tampubolon dan seluruh kepala sekolah serta guru-guru dari 40 sekolah.

Menutup acara yang dipandu artis dari Medan Theresia Riama Marbun SE itu ditarik nomor keberuntungan yang diisi tari-tarian hip hop dan lagu GenRe dipersembahkan oleh SMK Kesehatan Sahata dipimpin Endah Katty Wulandari SPd. Theresia Marbun sempat berdendang Siantar Man dan Bendera dari album band Coklat. (rel/r9/f)


Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 9 Mei 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru