Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Februari 2026

Puisi

- Minggu, 17 September 2017 23:22 WIB
825 view
Iman
Indahnya dunia
bersama kekuatan tabir
dengan sejuta cahayanya
bersama bintang dilangit
yang penuh dengan pesona illahi
putih yang melengkapi
sejadah yang menemani
tasbih yang mengiringi
keiklasan yang menuntun
dan perbuatan yang menentukan
usaha yang melumpuhkan
segala usaha telah dilakukan
keberuntungan akan berpihak
meskipun ini sudah
jadi suratan
Jahriah Anisyah
SMAN 1 Siantar Narumonda

Istanaku
Tempat dimana kudilahirkan
Tempat dimana kutumbuh dewasa
Tempat dimana kumenjadi tua
dan tempat dimana kemeninggalkan dunia...
Lidia Sidauruk
SMP Budi  Murni 3 Medan


Salam Dariku
Dunia berdesak tawa bertaburkan muak
Dikala insan kebanggaan sang pencipta menjadi perusak ditanah sendiri
kekuasaan sebagai simbol kenikmati di tanah tidak berujung
Dengungan tawa kian memecah gugurkan ketidakberdayaan insan layu
Layu kalau dunia juga balas tertawaan kian menandingi
Ini suratku buatmu, penguasa negeriku
Bukan kata rayuan berlapiskan manisnya nada puitis
Bukan juga mata berbinar tanda kagum
Ini suratku buatmu, dari rakyat jelatah nan hina dipelupuk matamu
ohhh....penguasa negeriku...
Telah lama menahan dahaga tak kunjung kau sirami dengan air kesejukan
Sekian lama menahan dahaga akan seuntai kata sejahtera dari bibir menawanmu
Hingga rasa dahaga tersiram dengan penghianatanmu, aku tak haus lagi
Tak butuh lagi air kesejukan dari belaian tanganmu
Mery Andriani Br Ginting
Alumni SMA Van Duynhoven Saribudolok


Rasa Ini
Lama sudah kupendam
Menunggu waktu tepat
Untuk mengungkapkan yang sebenarnya
Ku tak tahu kapan
Waktu itu datang
Agar ku bisa mengatakan
Yang sejujurnya kepadamu
Sungguh tak terduga
hal ini akan terjadi
lama sudah ku makan hati
Memendam rasa ini padamu
Mungkin ku tak seperti
Yang kau inginkan
Dan tak sesuai hayalanMu
Tapi rasa ini tak tertahankan lagi
Untuk mengatakan AKU Cinta Kamu...
Harrys Subastian M
Nasrani 3 Medan


Dia
Adalah orang yang membuat hatiku
Selalu terasa bahagia
Yang mampu memahami semua cerita hidupku
Adalah orang yang selalu hadir
Disetiap detik anganku
Yang dapat mengubah sedihku menjadi senyuman
Dia hanya Dia...
Adalah orang yang sangat kucintai
Yang akan menemaniku
Melewati setiap detik cerita hidupku
Ooohhh...Memang hanya Dialah
Yang ku mau
Stefani Doloksaribu
SMP Budi Murni 1 Medan

Ibu
Doamu setulus hatimu
Kukenang selalu
kebaikanmu...
Ibu, engkau bagian dari hidupku
Lidia Sidauruk
SMP Budi Murni 3 Medan

Lapar
Ayam-ayam akan kelaparan
keroncongan perut yang dihadapin
Tak sesuap nasi yang akan dimakannya
Bagaikan sedih mengalami kelaparan di dunia ini
Pahit keadaan negara yang maju ini
Aprina Sirait
UHN Medan


Lembar
Belum timbul terang
Senyap terasa ku tenang
Kan cahaya datang
Simpuh syukur terpanjatkan
Tak kubuka lagi
Lembar kelam dulu
Tersingkap jiwa baru
Bawa putih cerah nan baru
Thesa Elysabhet FM
SMAN 1 Siantar Narumonda


Aku
Hari akan begitu indah
Disaat senyum, canda dan tawa terlihat
Hari yang senang
Disaat ada seseorang yang mampu mengerti akanmu
Pikiran semakin cerah
Disaat tangis dan duka menjauh
Dan jiwa yang rapuh kan tumbang
Saat tangis menjadi tawa
Inilah aku, seorang yang tak di  hargai
Inilah diriku, yang selalu berputus asa
Inilah aku, yang selalu tak putus mengeluh
Inilah aku, jiwa yang selalu keruh tak tertahankan
Hati yang membuat orang miris, tak mampu berpaling
Hati luka yang membuat tawa tak terdengar
Hati yang penuh lika-liku kemunafikan
Hati yang sakit diantara kehidupan abadi
Inilah aku dengan semua egoku
Inilah aku dengan tingkah liarku
Inilah aku yang tak mampu ditebak
Inilah aku yang kaku diantara cahaya
Inilah aku
Aku
Yang aku sendiri tak mengenalnya
Dameris Sianipar
SMAN 1 Siantar Narumonda


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru