Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Brad Pitt Tahu Mulai Angelina Jolie Sampai Gwyneth Paltrow Jadi Korban Pelecehan Seks

- Kamis, 12 Oktober 2017 21:50 WIB
289 view
Brad Pitt Tahu Mulai Angelina Jolie Sampai Gwyneth Paltrow Jadi Korban Pelecehan Seks
Los Angeles (SIB) -Harvey Weinstein dipecat dari perusahaan yang dibangunnya, The Weinstein Company, karena ketahuan melecehkan artis selama sedikitnya 30 tahun belakangan. Produser film-film laris Hollywood itu pun kini ditinggalkan istrinya, model seksi yang mengaku terpukul mengetahui pria yang dikasihinya telah melakukan perbuatan hina.

Para korban sang produser tak hanya artis yang sedang meniti karier. Nama-nama beken di industri akting dunia adalah para korbannya. Mulai dari Angelina Jolie sampai Gwyneth Paltrow.

Artis kelas Oscar lainnya yang pernah dilecehkan Weinstein di antaranya Rosanna Arquette yang populer setelah filmnya, Pulp Fiction meraih nominasi terbaik versi Oscar dan Golden Globe, termasuk aktris asal Perancis Judith Godreche yang seksi tersebut.

Saat itu Gwyneth Paltrow berusia 22 tahun ketika syuting fim Emma. Paltrow mengklaim bahwa Weinstein mengundangnya ke kamar hotel mewahnya. Weinstein lalu meletakkan tangannya di tubuh Paltrow dan mengajaknya menuju ke ranjang untuk memberinya pijatan. "Saya saat itu masih muda, saya tandatangan [kontrak film Emma], saya ketakutan," ujar Paltrow.

Sineas kelahiran 45 tahun silam itu pun bercerita, kekasihnya pada saat itu, Brad Pitt, melawan Weinstein. Pitt mengancam Weinstein agar tak lagi mengganggu pacarnya. Setelah kejadian itu, Weinstein pun memanggil Paltrow dan mengancamnya agar tutup mulut jika tetap ingin mempertahankan pekerjaannya. "Saya pikir saat itu dia [Weinstein] akan memecat saya," kata Paltrow.

Brad Pitt pernah mengancam Weinstein pada 1995, setelah kekasihnya saat itu, aktris Gwyneth Paltrow, mengaku pernah dilecehkan oleh produser Hollywood tersebut.

"Brad mengancam Weinstein. Dia menonjok muka [Weinstein], dan meninju dada [Weinstein] seraya berkata, 'Anda tidak akan pernah melakukan ini kepada Gwyneth lagi selamanya,'" ujar sumber itu. "Brad memperjelas bahwa akan ada konsekuensi jika Weinstein mencoba melakukan tindakan itu lagi dan mendeskripsikannya dengan memberikan Harvey sebuah pukulan Missiouri. Dia [Pitt] mengatakannya dengan jelas bahwa ini tidak akan terjadi lagi dan itu tidak [terjadi lagi]," tulis CNNIndonesia.com, Rabu (11/10).

Sementara Weinstein, ucap sumber itu, awalnya mencoba untuk memberikan penjelasan kepada Pitt. Namun, Weinstein akhirnya menyetop upayanya itu dan memilih untuk mendengarkan apa yang dikatakan Pitt.

Sumber itu menyebut bahwa Pitt bukan seorang bintang besar kala itu. Karenanya, ia memandang apa yang dilakukan Pitt merupakan sebuah hal dengan risiko tinggi. "Dia [Pitt] adalah seorang pria muda di Hollywood yang mencoba meraih kesempatan," katanya.

Sumber tersebut kemudian menyimpulkan, "Dia [Pitt] merupakan satu-satunya pria di Hollywood yang berdiri dan mengatakan sesuatu. Itu adalah fakta."

Paltrow pernah memenangkan Piala Oscar di kategori Best Actress pada 1999 untuk film yang diproduksi Weinstein, Shakespeare In Love.

Sedangkan Pitt pernah bekerja dengan Weinstein lagi saat membintangi Inglourious Basterds pada 2009. Film ini dirilis oleh The Weinstein Company dan diproduseri oleh Harvey Weinstein. "Dia [Pitt] menggarap Inglourious Basterds karena hubungannya dengan Quentin Tarantino, dan tidak ada hubungannya dengan Harvey," siar media itu.

Selain Paltrow, Weinstein juga pernah melecehkan mantan Pitt yang lain, yakni Angelina Jolie. Sang aktris mengungkap bahwa dirinya pernah diminta Weinstein untuk melakukan hal yang tidak menyenangkan di satu kamar hotel ketika film Playing By Heart dirilis di akhir ྖan. "Saya memiliki sebuah pengalaman buruk dengan Weinstein di masa muda saya dan sebagai hasilnya, saya memilih untuk tidak pernah lagi bekerja dengannya dan memperingatkan yang lain jika mereka [ingin] melakukannya [bekerjasama dengan Weinstein]," ujar Jolie. "Tindakan seperti ini kepada wanita di bidang apapun, di negara manapun, adalah tidak dapat diterima," imbuh bintang Maleficent itu sambil menambahkan jumlah wanita yang dilecehkan begitu banyak.

Weinstein di tahun 2015 mengaku pernah melakukan hal serupa pada model Ambra Battilana Guiterrez.

Weinstein telah dipecat dari studio yang dibangunnya sendiri, The Weinstein Company, menyusul beredarnya laporan investigasi New York Times terkait aksi cabulnya kepada sejumlah wanita yang pernah bekerja dengannya selama tiga dekade belakangan. (T/R10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru