Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

‘HAS’, Film Komedi Religi Khas Medan dan Serdangbedagei Masuki Tahap Produksi

- Kamis, 22 Februari 2018 21:55 WIB
477 view
‘HAS’, Film Komedi Religi Khas Medan dan Serdangbedagei Masuki Tahap Produksi
SIB/Oki Lenore
DISKUSI: Sutradara Film ‘Haji Asrama’ - ‘HAS’ Onny Krisnawan berdiskusi dengan tokoh pers nasional HM Yazid dan wartawan senior di Medan, Senin, (20/2) membicarakan perfilman Indonesia khususnya karya sineas Sumut.
Tanjungmorawa (SIB) -'Haji Asrama', film komedi religi khas Medan dan Serdangbedagei memasuki tahap produksi. Film yang populer dengan judul 'HAS' itu disutradarai Onny Krisnawan dan melibatkan sejumlah sineas Sumut. "Kita atau saya pribadi bersyukur karena seluruh pihak yang terlibat tidak beroleh bayaran," cerita Onny Krisnawan via jejaring sosial, Rabu, (21/2).

Pria alumni Project Change, sebuah pendidikan film bagi sineas yang digagas Nia Dinata, itu mengaku mendapat kejutan-kejutan jelang produksi 'HAS' "Aku merasa sangat beruntung ketika tokoh sekaliber HM Yazid dan Babe (maksudnya At Asmadi) menyokong. Bang Kirman (maksudnya Bupati Serdangbedagei Ir Soekorman) bahkan siap memfasilitasi dan memberi lokasi terindah di Sergei untuk lokasi syuting," ujar Onny sambil mengatakan rencananya syukuran mulai produksi film diadakan, Kamis, (22/2) di Wing Hotel arah Bandara Kualanamu Internasional Hotel Deliserdang.

Menurutnya, sesuai agenda, 'HAS' bergenre fiksi drama tapi menawarkan pesan moral, spiritual dan humanitas dengan balutan lokal serta komedi. "Yang pasti, semua pihak yang berdiskusi tentang 'HAS' sepakat bahwa film menjadi batu penjuru kebangkitan sineas Sumut. Jika memungkinkan untuk mengembalikan kejayaan Sumut sebagai barometer sineas Indonesia," tambah Onny.

Menurutnya, 'HAS' yang akan menjadi film layar lebar diangkat dari skenario Reny Yulia dan Tedy Wahyudi Pasaribu. Film bercerita tentang seorang saudagar kaya congkak bernama Mahmud (diperankan Yan Amarni Lubis) yang jatuh miskin akibat kelicikan seorang tuan tanah yang ambisius bernama Burhan (diperankan Eddy Siswanto).

Di tengah dera kesulitan, Mahmud tersadar betapa ia alpa di saat masih berharta untuk menunaikan ibadah haji. Setelahnya, ia bekerja apa saja di Asrama Haji, menabung bertahun-tahun agar bisa melaksanakan ibadah ke Baitullah. Sementara Burhan, dengan harta yang berlimpah, ingin naik haji lagi demi pencitraan di ajang pemilihan kepala desa.

'HAS' mengadopsi sejumlah filosofi kehidupan untuk jadi cermin. "Saya berkesimpulan, cara memroduksi dengann metode urun dana melalui internet atau crowdfunding dalam pembiayaannya. Lebih dari 500 co-produser, donatur dan sponsor diharapkan bisa terlibat dalam pendanaan film yang low budgeting," tutupnya. (T/R10/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru