Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Despicable Me 2 Dibuat dalam Bahasa Indonesia

- Sabtu, 05 Juli 2014 21:52 WIB
886 view
Despicable Me 2 Dibuat dalam Bahasa Indonesia
Jakarta (SIB)- Agar lebih dekat dengan penonton, saluran televisi HBO akan menayangkan film Despicable Me 2 yang telah dialihsuarakan ke dalam bahasa Indonesia. Film ini akan tayang perdana pada Lebaran tanggal 28 Juli 2014 mendatang.

Film animasi yang disutradarai Pierre Coffin dan Chris Renaud ini pun akan menampilkan suara-suara dari Daniel Mananta, Cici Panda, Nycta Gina, Acha Septriasa, Andien, Arifin Putra dan Samuel Rizal sebagai dubber dari berbagai karakter yang ada pada Despicable Me 2.

Bagi Daniel Manata, yang berperan sebagai Gru, menjadi seorang dubber sangatlah susah. Ditambah ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi dubber. "Rasanya berat, tapi ini merupakan suatu kehormatan karena saya penggemar Despicable Me 1 dan Despicable Me 2. Dan ini pertama kali saya menjadi dubber," ujar Daniel, saat ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu, 2 Juli 2014.

Kesulitan juga ternyata tak dialami Daniel seorang diri. Nycta Gina, yang mengisi suara untuk Agnes, gadis kecil berumur 5 tahun, mengatakan hal serupa. "Beban buat aku ngisi suara ini karena aku juga suka banget sama karakter Agnes. Beban tersendiri karena aku kan punya karakter Jeng Kelin. Suara Agnes ini enggak boleh sama dengan suara Jeng Kelin dan juga enggak boleh sama dengan suara aku pas siaran radio," ujar Nycta.

Namun, para pemain juga merasa tertantang untuk menjadi dubber pada film ini. Seperti yang diungkapkan Andien yang mengisi suara Margo. "Ini yang pertama kalinya menjadi dubber untuk suara anak kecil. Suaranya aslinya Margo beda sama aku. Aku senang sekali menjalani tantangan ini. Aku senang bisa menghayati, mendalami karakter Margo. Karena dalam kehidupan nyata, aku kan juga kakak dari tiga bersaudara. Suka mengatur, sok tahu, easy falling in love. Itu aku banget!"

AndienĀ  mengisi suara Margo dalam film tersebut karena sifatnya yang sok tahu, sama seperti sosok yang ia perankan. "Mereka memilih aku karena suaraku dinilai bisa memainkan karakter Margo. Kedua, aku mirip sama Margo, agak sok tahu," kata Andien seperti disiarkan Tempo.Co danSCTV.

Andien bilang, ini kali pertama ia mengisi suara untuk sebuah film animasi. Meski begitu, wanita yang dikenal sebagai penyanyi jazz itu tak menemui kendala. Pasalnya, selama mengisi suara ia dibimbing dan dilatih orang yang lebih profesional dalam hal tersebut. "Ada vocal coach-nya. Dia kan biasa banget mengarahkan dubber intonasinya seperti apa. Dia menenangkan banget," ujarnya.

Andien pun puas mendengar suaranya, setelah melihat hasil film `Despicable Me 2`, yang sudah menggunakan bahasa Indonesia. Ia pun mengaku ketagihan, dan akan mencoba lagi apabila ditawarkan untuk men-dubbing sebuah film animasi.

"Puas ya tadi. Ternyata cocok juga. Suaraku sudah gede juga, nggak sama dengan suara perempuan kebanyakan. Kalau ada tawaran, Aku excited banget, karena aku suka film kartun."

Pertama kali dirilis di tahun 2010 melalui Illumination Entertainment dan Universal Pictures, Despicable Me merupakan sebuah kuda hitam yang tidak disangka-sangka. Dengan cerita yang cukup nyeleneh namun sekaligus menyentuh, Despicable Me mampu bersaing dengan Toy Story 3 dan Shrek Forever After, dan membuat banyak fans-fans baru, terutama untuk karakter sampingan minions (yang terbuat dari kloning jagung). Tak salah kalau lalu kemudian dibuat sekuelnya, toh karakter-karakter yang ada memang sudah lovable.

Despicable Me 2 melanjutkan kisah hidup Gru (Carell), si mantan penjahat super yang kini sudah bertobat dan menikmati hari-harinya sebagai seorang ayah rumah tangga untuk ketiga putri angkatnya, Margo (Cosgrove), Edith (Gaier), dan si lucu Agnes (Fisher). DIbantu dengan para minionsnya (Coffin) dan Dr. Nefario (Brand), Gru membuka usaha rumahan jelly dan jam. Gru kemudian diculik oleh Lucy Wilde (Wiig) dari AVL (Anti Villain League) yang memintanya untuk membantu misteri di balik hilangnya serum berbahaya. Gru, Lucy, dan minions pun kini bahu membahu untuk menemukan siapa pencuri serum rahasia itu.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kadar komedi dan skala cerita yang ada di sekuelnya ini jelas lebih ditingkatkan. Gru naik pangkat, bukan hanya menjadi sekedar penjahat, namun kini diberikan kesempatan untuk jadi mata-mata, bertransformasi menjadi jagoan, dan bekerja sama dengan tokoh Lucy yang terlalu exciting di segala suasana. Lalu ada komedi-komedi slapstick yang lebih banyak dibandingkan yang pertama. Dan tentunya porsi kehadiran Minions. Hal ini tentu sebagai penggenjot tawa dan fans service dari fans si kuning yang lucu tersebut. (T/R9/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru