Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 18 Februari 2026

Michael Kors Akuisisi Rumah Mode Versace Rp31,3 Triliun untuk Incar Fashionista Asia

- Jumat, 28 September 2018 19:54 WIB
660 view
Michael Kors Akuisisi Rumah Mode Versace Rp31,3 Triliun untuk Incar Fashionista Asia
SIB/Dok
VERSACE: Toko Versace di Beverly Hills, California, Amerika Serikat.
London (SIB) -Versace akhirnya diakuisisi Michael Kors (MK). Rumah mode yang lahir di New York namun berpusat di London itu membayar 2,1 miliar dolar AS atau kisaran Rp 31,3 triliun paa rumah mode yang terkesan mewah asal Italia tersebut. Strategi bisnis ke depan, MK bakal mengembangkan 300 toko baru dan mengincar fashionista Asia. Sebelumnya, MK membeli label sepatu ternama Jimmy Choo tahun 2017 senilai 1,7 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 25,3 triliun.

CEO MK John Idol di London, Kamis (17/9) mengaku senang dengan langkah terebut. Menurutnya, grup optimistis pendapatan Versace akan tumbuh hinggal lebih dari 2,0 miliar dolar AS bersama sumber daya penuh. Dia menilai, kekuatan label Michael Kors dan Jimmy Choo, serta akuisisi Versace mendongkrak pertumbuhan laba.

Meski mengakuisisi namun Donatella Versace tetap memimpin visi kreatif label. "Gaya ikonik Donatella merupakan jantung estetika desain Versace," tambah Idol seperti diberitakan HarNas.co.

Michael Kors yang mendirikan label populer itu bilang pihaknya akan menggenjot pendapatan dari produk aksesori dan alas kaki Versace akan didongkrak hingga 60 persen.

Kepemilikan mutlak Michael Kors atas Versace dan Jimmy Choo menjadikannya pesaing grup mewah berbasis Paris LVMH dan Kering, serta perusahaan asal Swiss Richemont dalam fesyen mewah global. "Dalam jangka panjang, akuisisi Versace diharapkan mendongkrak pendapatan grup 8,0 miliar dolar AS dan memperluas pemasaran ke pasar Asia," tutur Kors.

Capri Holdings Limited menjadi nama baru, menggantikan Michael Kors Holdings Limited, setelah akuisisi selesai. Dia menjelaskan, nama itu terinspirasi pulau di italia yang telah lama menarik bagi orang terkaya dunia untuk pelesiran.

CEO Versace Jonathan Akeroyd mengatakan, sejak bergabung dalam perusahaan dua tahun lalu, Versace memanfaatkan warisan perusahaan dan label kuat. "Kami ingin meningkatkan pertumbuhan di semua wilayah, hingga Asia," kata Akeroyd.

Tentang pasar Asia, sebelumnya MK digunakan sejumlah selebriti dunia termasuk Melania Trump dan Michelle Obama.

Lelaki berusia 59 tahun itu masih menjabat sebagai direktur kreatif dalam melewati naik-turun bisnis. Pada 1993, label mengajukan kebangkrutan dan mampu merestrukturisasi lewat investasi awal LVMH sebelum melantai lagi di Bursa Efek New York pada 2011.

Akeroyd bilang, ekspansi ke pasar Asia butuh enerji karena selama ini Versace dikesankan sebagai hal mewah. (T/R10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru