Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Antisipasi Digeruduk Massa, Polisi Tambah Personel Amankan Rumah Nikita Mirzani

Redaksi - Sabtu, 14 November 2020 09:49 WIB
650 view
Antisipasi Digeruduk Massa, Polisi Tambah Personel Amankan Rumah Nikita Mirzani
Detikcom/Hanif Hawari
Polres Metro Jaksel mengirim personel ke rumah Nikita Mirzani mengantisipasi pengepungan oleh massa yang tersinggung ihwal ejekan terhadap Rizieq Shihab
Jakarta (SIB)
Polres Metro Jakarta Selatan menerjunkan sejumlah personel mengamankan rumah Nikita Mirzani di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan. Sejak Kamis (12/11), aparat berseragam dan memakai busana nonaparat berada di depan kediaman aktris dan presenter populer tersebut.

Wakapolres Metro Jaksel AKBP Antonius Agus Rahmanto di Jakarta, Jumat (13/11) mengatakan, penambahan personel dilakukan jika diperlukan. Personel tersebut disiagakan mengantisipasi massa yang mengancam akan menggeruduk kediaman sang bintang sebab dianggap menghina Rizieq Shihab.

Kabar rumah aktris yang berakting dalam ‘Comic 8’ itu juga sudah diketahui warga sekitar. Alex, tetangga Nikita, mengatakan pihaknya sudah mendapat imbauan dari Ketua RT untuk menutup gerbang dan sedapat mungkin tidak ke luar rumah.

Alex yang rumahnya persis di depan rumah Nikita memasukkan sepeda motornya dari pukul 10.00 WIB. Selain dari Pak RT, ia tahu ada rencana demo di rumah Nikita Mirzani dari pemberitaaan. "Tahu (rumah Nikita Mirzani akan digeruduk) dari berita. Makanya, takut kenapa-kanapa udah masukin motor, mobil. Sampai gerbang dikunci," kata Alex.

Hingga Jumat (13/11), rumah mewah Nikita masih seperti biasa. Meski petugas ada di depan kediaman artis tersebut tapi aktivitas masih seperti biasa. Selain berada statis, sejumlah petugas lain patroli bersama petugas keamanan setempat.

Ikhwal isu penggerudukan terjadi pasca Nikita mengomentari kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia lewat live Instagram. Ia menilai penyambutan yang be rsangkutan di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (10/11) lalu terlalu berlebihan. "Gara-gara Habib Rizieq pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan," kata Nikita di dalam video yang sudah beredar luas di media sosial.

Selanjutnya, Nikita Mirzani menyebut 'habib' merupakan tukang obat. Ia menyadari bahwa ucapannya itu bakal menuai kecaman. Namun dia menegaskan tak akan takut bila dihujat oleh para pendukung Rizieq.

"Nama habib itu adalah tukang obat, screenshot. Nah nanti banyak antek-anteknya nih mulai nih ya, nggak takut gue juga," ujarnya dan langsung ditanggapi kritis netizen termasuk dari Ustaz Maaher At-Thuwailibi.

Maaher mengancam akan mengumpulkan massa untuk mengepung rumah Nikita jika tak ada permintaan maaf. "Tenang saja, saya enggak mengancam atau sekadar gertak. Kita buktikan saja apa yang akan terjadi," kata Maaher di Instagramnya. "Alhamdulillah malah bertambah 400 orang yang mau ikut silaturahmi ke rumah nyai lont*," ujarnya.

Jumlah tersebut meningkat menjadi dua kali lipat. Nikita membalas bahwa pihaknya akan open hause menyambut pihak yang mau datang bahkan akan mengajak makan bakso.

Soal cacian dan makian, Nikita mengatakan masih mendiskusikan untuk membawa ke jalur hukum. Menanggapinya, tim kuasa hukum FPI Aziz Yanuar seperti disiarkaan Detik.Com, mengatakan: "Tanggapan kami, sampah tidak perlu ditanggapi!"

Azis menegaskan tindakan yang dilakukan FPI harus atas perintah Habib Rizieq dan pihaknya tidak bersedia menanggapii pernyataan Nikita. "Kami bertindak jika ada perintah dari Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Shihab. Untuk saat ini respons kami, sampah tidak perlu ditanggapi," ungkapnya.

Respon serupa juga disampaikan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Ia juga menyebut pernyataan Nikita sampah.
"Sampah tidak usah ditanggapi," tegasnya. (T/R10/a)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa