Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Platform PaDi Indonesia Tumbuh Tertinggi di Asia

Redaksi - Kamis, 07 Desember 2023 17:00 WIB
370 view
Platform PaDi Indonesia Tumbuh Tertinggi di Asia
Foto: Dok Aditya Pramudya
TERTINGGI DI ASIA TENGGARA: Platform digital Indonesia tumbuh tertinggi di Asia Tenggara. 
Jakarta (SIB)
Indonesia mengembangkan ragam platform dalam mendukung transformasi digital. Satu di antaranya adalah platform Pasar Digital (PaDi) UMKM yang diinisiasi Kementerian BUMN yang dapat menunjang kinerja UMKM binaan Telkom melalui Leap Telkom Digital (Leap). Transformasi digital itu disambut pasar dan mengukir pertumbuhan terbesar di Asia Tenggara.

Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid mengatakan hal tersebut di Jakarta, Rabu (6/12). Pertumbuhannya, nilai ekonomi digital Indonesia 82 miliar dolar AS yang diperkirakan mampu mencapai 109 miliar dolar AS pada tahun 2025.

“Perhitungannya, 40 persen pangsa pasar ekonomi digital Asia Tenggara berada di Indonesia,” tegasnya. “Cara itu pun untuk maksud pencapaian mewujudkan Visi Indonesia 2045 ditandai pergeseran ekonomi menuju inovasi digital yang berkelanjutan,” tambahnya.

Fajrin menyampaikan lembaga konsultan EY Parthenon Indonesia memproyeksikan total kebutuhan pembiayaan UMKM nasional pada 2026 akan mencapai empat ribu tiga ratus triliun dan fitur PO Financing merupakan hasil kolaborasi PaDi UMKM dengan Investree, salah satu platform fintech-marketplace lending di Indonesia.

Fajrin mengatakan, UMKM merupakan salah satu penopang utama perekonomian bangsa. Berbagai solusi yang diberikan oleh PaDi UMKM sebagai platform unggulan dari Leap Telkom Digital, bertujuan menyejahterakan UMKM sehingga memberikan stimulus positif bagi ekonomi Indonesia.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah optimistis 30 juta pelaku UMKM dapat go digital pada 2024. "Jadi, bukan sekadar go digital, tapi produk-produk mereka tidak bisa terjual. Setidaknya di ASEAN dululah kami bisa dorong produk-produk UMKM kita," ujarnya. (Instagram /MAXStream /**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru