Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 06 Maret 2026

Anggita Sari Akhirnya Mengaku Sebagai Artis PSK Bertarif Minimal Rp8 Juta

- Rabu, 23 September 2015 15:14 WIB
982 view
Anggita Sari Akhirnya Mengaku Sebagai Artis PSK Bertarif Minimal Rp8 Juta
Jakarta (SIB)- Anggita Sari blak-blakan mengakui kalau dirinya merupakan perempuan berinisial AS, yang tertangkap dalam kasus prostitusi di Surabaya, Jawa Timur pada awal September 2015. Berdasarkan pengakuan model seksi berusia 23 tahun itu, menjajakan diri karena himpitan ekonomi. Perempuan yang selama ini dikenal sebagai model khusus majalah dewasa tersebut mengaku, pekerjaannya sebagai model dan artis tak menjamin urusan finansialnya. "Saya begitu (menjajakan diri) kalau lagi butuh uang saja," ungkapnya di Jakarta, seperti diberitakan Liputan6.Com, Selasa, (22/9).

Dalam menjalankan aksi jual diri, Anggita Sari tak melakukannya setiap hari. Jika benar-benar membutuhkan uang, ia baru meminta bantuan mucikari yang dikenalnya untuk dicarikan pelanggan. Kabarnya, Anggita Sari mematok tarif sekali kencan mulai Rp8-10 juta. "Saya kalau prostitusi itu nggak asal iya aja, tapi kalau saya lagi butuh uang ya saya seperti itu (menjual diri)," aku mantan kekasih gembong narkoba Freddy Budiman itu.

Anggita Sari menolak dikatakan setiap hari melayani nafsu birahi pria hidung belang. "Saya prostitusi itu hampir dibilang jarang banget!"
Seperti diketahui, anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap seorang artis atau model berinisial AS di salah satu hotel yang berada di Surabaya. AS merupakan PSK dari dua mucikari yang menjalankan bisnis prostitusi online. Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, sebelum ditangkap, AS sudah lebih dulu melayani tiga orang pria hidung belang. Saat ini, polisi sudah membebaskan Anggita Sari dan menjadikannya sebagai saksi dalam kasus prostitusi artis.

Melalui Instagram, Anggita Sari sempat membantah kalau dirinya adalah AS seperti yang banyak diberitakan di media. Namun kini Anggita mengakui kalau AS yang tertangkap kasus prostitusi di Surabaya memang dirinya.

"Gue mah ngaku saja deh, capek,"  jelasnya.

Meski mengaku menjadi pekerja seks komersil (PSK), Anggita mengatakan lebih memilih untuk menjadi wanita simpanan ketimbang menjual diri. "Sebenarnya gue dulu milih jadi simpenan saja, dibanding keluar-masuk hotel," jelasnya. (T/R9/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru