Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

Buntut Pencurian CD, One Direction Dikawal 100 Bodyguard

- Minggu, 30 Maret 2014 19:26 WIB
888 view
Buntut Pencurian CD, One Direction Dikawal 100 Bodyguard
London (SIB)- Penggemar fanatik One Direction punya kemauan unik. Selain minta tanda tangan, foto bareng, menyakiti ada juga yang sifatnya maling. Suatu kali, kala nginap di hotel, ada penggemar cewek nekad memanjat kamar grup dream band tersebut. Masuk ke dalam kamar, di fans berteriak-teriak kegirangan dan mencuri celana dalam (CD). Sejak kejadian itu, grup berpersonel cowok muda cantik itu dikawal 100 bodyguard.

Pengawal itu sudah bekerja. Bahkan untuk konser April, One Direction ditamengi pria-pria berbadan tegap untuk tur musik bertajuk Where We Are  di Amerika Serikat.

Seperti diketahui sebelumnya, setiap personel One Direction /1 Harry Styles, Zayn Malik, Liam Payne, Louis Tomlinson, Niall Horan — mempunyai bodyguard yang akan menjaga mereka selama mereka show. Mengantar lima pria tampan ini ke mana pun mereka pergi. Tetapi sejak insiden seperti diceritakan di atas, penjagaan diperketat.

Hal ini disiapkan karena  Liam Payne dan Niall Horan sangat prihatin tentang keselamatan mereka di waktu-waktu lalu.

Tindakan pencegahan ekstra ini dilakukan untuk menjaga para pelantun Best Song Ever itu dari incaran ganas penggemar yang fanatik, maka setiap personel akan ditemani 20 pengawal pribadi. "Ketakutan Liam muncul setelah sekelompok gadis diduga mencuri celananya di Sydney, Australia tahun lalu, mereka sampai memanjat ke dalam balkon di depan kamarnya," ujar seorang sumber dikutip Femalefirst, SCTV dan Tempo.Co, Jumat, (28/3).

Liam kabarnya sangat malu ketika itu, karena celana pendek itu dinilai sebagai barang pribadi seseorang. Sementara Niall sempat panik karena diserbu fans.

Seluruh kru dan para personel sendiri berharap acara konser musik itu bisa berjalan lebih baik dan tidak ada kejadian-kejadian ekstrim yang merugikan para penyanyi muda itu. (t/r9/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru