Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026
Memaknai Hari Kartini

Hakim PN Medan Irdalinda SH MH : Hari Kartini Bukti Nyata Perempuan Indonesia Sesosok yang Luar Biasa

- Selasa, 26 April 2016 17:22 WIB
511 view
Medan (SIB)- Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, bukti nyata bahwa sesosok perempuan Indonesia adalah orang-orang yang luar biasa, mereka mampu membagi waktunya antara karir dan rumah tangga walau di tengah-tengah kesibukan yang dilalui. “Berkat Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor dari gerakan emansipasi wanita yang gigih membela dan memperjuangkan hak-hak kaum perempuan, di zaman yang serba modern ini, gerakan emansipasi telah banyak dilakukan oleh kaum wanita di dunia tak terkecuali di Indonesia. Hal ini terlihat kedudukan wanita dan pria pada masa ini sangat jauh berbeda dari masa lampau. Bahkan tidak jarang kedudukan wanita justru lebih tinggi daripada pria. Dan tidak sedikit wanita berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia,” kata Irdalinda SH MH, seorang hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (21/4).

Dikatakannya, semangat Kartini yang tangguh dan perjalanan hidupnya menjadi teladan bagi kaum perempuan saat ini, sebagai bentuk pemacu semangat wanita di era globalisasi untuk berkarir. Namun tidak lupa dengan kodratnya sebagai seorang ibu. Keberadaan perempuan zaman sekarang sungguh jauh berbeda dengan zaman dulu. Bila dulu perempuan masih tertindas dan dikekang serta dibatasi dalam bentuk apapun, sekarang perempuan sudah bebas berkarir dan telah banyak menciptakan karya-karya baru.

Wanita saat ini katanya tidak bisa dipandang sebelah mata. Wanita Indonesia dapat mensejajarkan diri mereka dengan kaum pria dari berbagai bidang kehidupan, baik di bidang politik, ekonomi, sosial, pendidikan dan lain sebagainya. Namun bukan suatu kesalahan sebagai seorang wanita berpendidikan tinggi. Bukan juga suatu keharusan seorang wanita menjalani hidupnya dengan tanggung jawab bekerja ataupun melakukan tugas-tugas yang seharusnya dilakukan oleh kaum pria.

Lanjutnya, emansipasi wanita bukan berarti membuat bahwa kaum wanita merupakan saingan kaum pria. Namun sebagai kesetaraan gender yang pada dasarnya pria dan wanita memiliki peranan masing-masing dalam kehidupannya. Peran kaum wanita tidak serta-merta menghilangkan peran kaum pria. Wanita juga memiliki hak dan kewajiban dalam mengemban tanggung jawab, baik itu berupa karir ataupun dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Kaum wanita yang layak dikatakan Kartini adalah yang tidak melupakan hakikatnya sebagai seorang wanita dan yang dapat membagi waktunya dengan baik.

"Sudah sepantasnya wanita sebagai sosok yang dihormati dan dihargai serta dilindungi dari berbagai kekerasan dan ancaman. Wanita harus lebih baik lagi yang berani menyuarakan kebenaran dan yang mampu untuk mengingatkan makna kebebasan dan emansipasi yang sebenarnya terhadap generasi muda," tegasnya. (Dik-2/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru