Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

Carles Pardede di Tengah Teror yang Belum Terungkap

Redaksi - Senin, 23 Mei 2022 15:54 WIB
767 view
Carles Pardede di Tengah Teror yang Belum Terungkap
Foto: Internet
Ilustrasi.
Sibolga (harianSIB.com)

Wartawan Online Carles Pardede (55) menjadi korban “keganasan” terror di sekitar Simpang Muara, Kota Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (19/5/2022).

Kepalanya dihantam benda tumpul dan wajahnya luka sobek diterjang benda tajam.

Kuli tinta itu kehilangan banyak darah akibat penganiayaan yang dialaminya. Pasca kejadian, ia langsung melapor ke Polsek Pandan hingga kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pandan untuk mendapatkan pertolongan medis serta untuk visum et revertum.

Anak dari Almarhum Rosminar Br. Siagian yang juga dulunya berprofesi sebagai wartawan di Sibolga/Tapteng itu menjadi korban terror untuk kesekian kalinya. Ia pernah dianiaya sebanyak 2 kali saat pulang meliput dari Sibolga. Ia juga pernah disiram air keras jenis cuka saat menumpang becak di sekitar jalan AMD Kelurahan Kalangan Tapanuli Tengah.

Selain itu, mobil tua jenis Trooper miliknya dibakar OTK saat diparkirkan di sekitar rumahnya pada 30 Januari 2018. Terakhir penganiayaan di Simpang Muara, Pandan. Wartawan yang dikenal vokal memberitakan berbagai kasus di Tapanuli Tengah itu, menjadi korban terror.

Carles Pardede kepada wartawan pasca penganiayaan itu mengatakan sudah memberikan keterangan kepada penyidik terkait ciri-ciri pelaku. Ia mengaku tidak takut maupun gentar untuk tetap memberitakan kasus-kasus yang terjadi di Tapanuli Tengah, meski harus dihantui OTK.

Kasi Humas Polres Tapanuli Tengah AKP Horas Gurning kepada wartawan, Senin (23/5/2022), mengatakan kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku penganiayaan terhadap Carles Pardede. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Apabila ada perkembangan akan disampaikan kepada wartawan.

“Masih dalam penyelidikan, beberapa saksi sudah dimintai keterangan,” kata Gurning.


Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru