Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Fahrizal Siahaan Dirampok dan Diikat di Pohon Selama 2 Hari

Redaksi - Selasa, 14 Juni 2022 19:39 WIB
745 view
Fahrizal Siahaan Dirampok dan Diikat di Pohon Selama 2 Hari
Foto: Internet
Ilustrasi.

Fahrizal Siahaan (26) warga asal Binjai yang kini berdomisili di Jalan Kyai Wahid Hasyim Medan dirampok di kawasan Sunggal dan kemudian tubuhnya diikat di pohon selama 2 hari.

Informasi yang dihimpun wartawan dari berbagai sumber, Selasa (14/6/2022), sebelum menjadi korban keganasan dari kawanan perampok itu, pada Minggu (12/6/2022) malam korban yang mengendarai sepeda motor jenis Honda itu bermaksud pulang ke rumahnya di kawasan Binjai.

Saat melintas di kawasan Sunggal, tiba-tiba korban dipepet sejumlah pria yang mengendarai sepedamotor. Pelaku yang bersenjata tajam (bersajam) mengancam korban dan memintanya berhenti. Lantaran ketakutan, korban pun menuruti permintaan pelaku. Selanjutnya para perampok itu membawa korban dan sepedamotornya ke satu tempat tak jauh dari lokasi.

Di sana para pelaku merampas HP dan uang dari dompet korban sebesar Rp 4 juta. Tak sampai di situ saja, pelaku juga menganiaya korban lalu mengikat kedua kaki dan tangan Fahrizal. Lantaran korban tak berdaya lagi, para perampok itu mengikat tubuh korban ke pohon lalu melarikan sepeda motor korban.

Singkat cerita, Selasa sekira pukul 06.00 WIB, korban ditemukan warga dalam keadaan diikat di pohon. Warga kemudian melepaskan ikatan itu dan menanyakan kepada korban apa yang telah terjadi. Dengan kondisi lemah dan sekarat, korbanpun menceritakan kejadian yang menimpanya. Di saat bersamaan korban memberikan nomor handphone keluarganya ke warga agar dihubungi.[br]

Setelah berkomunikasi, tak berapa lama ayah korban, Eduard Siahaan (60) tiba di lokasi. Selanjutnya korban dibawa ayahnya ke Polsek Sunggal untuk membuat laporan. Petugas yang menerima laporan korban langsung melakukan cek TKP.

Usai membuat laporan, korban kemudian dibawa ayahnya ke rumah sakit di kawasan Binjai untuk mendapat perawatan medis.

Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata yang dikonfirmasi lewat WhatsApp mengatakan, mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap. "Yang pasti Insya Allah, kita cari pelakunya. Berdoa saja mudah-mudahan cepat terungkap," tegas Kapolsek. (A14)


Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru