Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Diduga Stres, Seorang Ibu Buang Putrinya ke Sungai Denai Hingga Tewas

Redaksi - Senin, 04 Juli 2022 15:58 WIB
555 view
Diduga Stres, Seorang Ibu Buang Putrinya ke Sungai Denai Hingga Tewas
Foto: Dok/Polsek
OLAH TKP: Tim Inafis Polrestabes Medan melakukan olah TKP sekaligus identifikasi mayat korban yang ditemukan mengapung di pinggiran sungai Dusun V Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Minggu (3/7/2022). &

Diduga mengalami stres, seorang ibu berinisial TR (34) Pasar IV Tembung Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, tega membuang putri kandungnya, Humariah Putri (8) ke Sungai Denai hingga tewas.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agustiawan kepada wartawan, Senin (4/7/2022) siang, menjelaskan pada Minggu (3/7/2022) malam, pihaknya menerima informasi dari masyarakat ada penemuan mayat bocah perempuan di pinggiran sungai Dusun V Desa Bandar Khalipah.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kita langsung mendatangi lokasi yang sudah dipadati warga. Saksi yang menemukan mayat, Suwandi Bejo saat dimintai keterangannya mengungkapkan saat itu dia sedang mencari belut di pinggiran sungai. Tiba-tiba saksi menemukan mayat dalam keadaan mengapung di pinggiran sungai," ujarnya.

Lanjut Agustiawan, Suwandi kemudian melaporkan hal itu ke warga sekitar dan diteruskan ke kadus setempat serta Polsek Percut Seituan. Paman korban, Faisal yang juga mendapat informasi tersebut juga tiba di lokasi dan langsung berteriak histeris.[br]

"Dari keterangan Faisal, pada 26 Juni lalu, korban dibuang ibu kandungnya berinisial TR dari atas jembatan Sungai Denai.

Diduga TR mengalami stres berat sehingga nekat melakukan hal itu. Sejak korban dikabarkan dibuang, Tim Basarnas sudah berhari-hari mencari korban namun tidak ditemukan," jelasnya.

Petugas kepolisian, sambungnya, langsung menghubungi Tim Inafis Polrestabes Medan untuk melakukan olah TKP dan mengidentifikasi mayat korban. Setelah itu mayat korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan guna dilakukan otopsi.

"Ibi kandung korban sudah kita amankan guna dimintai keterangannya lebih lanjut," katanya. (A14)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru