Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 November 2026

Ini Motif Pria Habisi Pacarnya di Pemandian Pulbat Pematangsiantar

Redaksi - Senin, 11 Juli 2022 17:12 WIB
825 view
Ini Motif Pria Habisi Pacarnya di Pemandian Pulbat Pematangsiantar
Foto: Dok/Humas Polres Pematangsiantar
DIAMANKAN: Pelaku  LS saat diamankan di Polres Pematangsiantar, Minggu (10/7/2022). 
Pematangsiantar (harianSIB.com)

Sakit hati dikhianati membuat seorang pria inisial LS (27), nekat menghabisi Rosida Damanik (28) warga Bangun Raya, Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun, di lokasi pemandian Pulau Batu (Pulbat) di Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bahsorma, Kecamatan Siantar Martoba, Minggu (10/7/2022) siang.

Informasi dihimpun, LS warga Jalan Pendeta Wismar Saragih, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba itu, menyerahkan diri ke Polsek Siantar Martoba, usai membunuh pacarnya itu.

"Pelaku menyesalinya perbuatannya membunuh korban yang tak lain kekasihnya. Motifnya pelaku sakit hati dan dendam karena dikhianati korban," ujar Kasi Humas Polres Pematangsiantar, AKP Rusdi yang dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (11/7/2022).

Setelah mendengarkan pengakuan pelaku, Polsek Siantar Martoba menghubungi Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP B Manurung dan turun ke lokasi bersama petugas Inafis Reskrim.

"Petugas Sat Reskrim Polres Pematangsiantar sudah mengevakuasi jasad korban dari lokasi dan dibawa untuk diotopsi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Sedangkan pelaku telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polres Pematangsiantar," ucapnya. [br]

Selain mengamankan pelaku, kata Rusdi, juga diamankan sejumlah barang bukti yakni 1 tas berisikan baju, celana, sabun dan handuk, baju korban dan empat ranting kayu.

Sebelum kejadian itu, korban mengajak seorang pria ke kamar kos-kosannya, di Jalan Rondahaim, Kecamatan Siantar Martoba, Minggu (10/7/2022) dini hari, sekira pukul 03.30 WIB. Perbuatan korban itu diketahui pelaku, karena tinggal di lokasi kos-kosan yang sama. Kamar kos korban dan pelaku hanya dipisahkan dinding kamar, sehingga terdengar suara aneh-aneh dari kamar kos korban.

Pada hari yang sama, korban dan pelaku bertemu di kos-kosan tersebut. Saat itu korban mengajak pelaku untuk mandi-mandi ke Pulbat di Jalan Sibatubatu. Pelaku kemudian mempersiapkan sebuah tas berisikan baju, celana, sabun dan handuk. Dalam tas tersebut sudah ada pisau cutter yang sudah lama berada di dalam tas tersebut.

Setibanya di lokasi, pelaku berkata,"Kamu bilang sayang sama ku, kamu bilang mau menikah dengan ku. Korban pun menjawab,"Bukan kamu mengatur saya, lucu kali kau."

Mendengar itu, pelaku emosi mengeluarkan kata-kata kotor dan mencekik leher korban hingga lemas jatuh ke tanah.

Selanjutnya pelaku mengambil pisau cutter dari tasnya, kemudian menyayat leher korban tiga kali hingga tewas. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru