Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Polda Sumut Dalami Misteri Pembunuhan Hasan Samosir 14 Tahun Silam

Redaksi - Senin, 17 April 2023 19:49 WIB
1.628 view
Polda Sumut Dalami Misteri Pembunuhan Hasan Samosir 14 Tahun Silam
Foto: Dok/Keluarga
Alm Hasan Samosir 

Polda Sumut mulai mendalami misteri pembunuhan Hasan Samosir (42), yang terjadi 14 tahun lalu di Samosir.

Hal tersebut diketahui saat abang korban, RE Samosir mendatangi Polda Sumut, untuk menanyakan penanganan pembunuhan adiknya, Hasan Samosir.

"Saya tadi sudah ke Ditreskrimum menanyakan aduan yang kami sampaikan pada Selasa (4/4/2023) lalu," ujar Samosir, Senin (17/4/2023).

Samosir mengatakan, surat aduan yang mereka sampaikan sudah direspon Polda Sumut.

"Saya melihat ada disposisi dari Dirreskrimum yang menyebut agar mempelajari kasus tersebut kembali dan disposisi dari Wasidik yang memerintahkan penelusuran perkembangan hasil penyelidikan Polres Samosir," jelasnya.

Ia juga menyampaikan respon positif dari Bid Propam Polda Sumut atas surat aduan mereka terhadap penyidik Polres Samosir.

"Penyidik Propam, Bripka TR. Purba menyebut tim akan datang ke Samosir setelah lebaran memeriksa penyidik yang menangani kasus pembunuhan Hasan Samosir, baik di Polsek Simanindo maupun Polres Samosir," ucapnya.

Samosir menambahkan, akan datang lagi besok untuk langsung berbicara dengan Kabag Wasidik.

"Saya akan datang besok, Selasa (18/4/2023), menemui Kabag Wasidik menanyakan tindak lanjut penanganan kasus pembunuhan adik saya Hasan Samosir," katanya.[br]


RE mengharapkan kasus tersebut bisa ditarik ke Polda Sumut.

"Saya ingin agar kasus yang sampai saat ini ditangani Polres Samosir bisa ditarik ke Polda Sumut. Karena sejak awal penanganan perkara pembunuhan adik saya sudah tidak sesuai dengan proses penyidikan," ujarnya.

Samosir menyebut, setelah terjadi pembunuhan adiknya, Polsek Simanindo menahan keluarganya selama dua hari dan tidak dibenarkan untuk mengikuti prosesi pemakaman secara adat batak.

"Kemudian dalang pembunuh adik saya tidak pernah dipanggil sampai saat ini. Kami tidak akan tinggal diam dalam perkara pembunuhan ini. Selain melaporkan penyidik Polsek Simanindo dan Polres Samosir, kami juga akan melaporkan mereka menghalangi penyidikan," sebutnya.

Sementara itu, kakak korban Nasti br Samosir berharap Polda Sumut bisa bergerak cepat menuntaskan kasus pembunuhan adiknya.

"Kami tidak ingin lagi menunggu lama, sudah terlalu sakit dan capek mengurusi kasus ini. Kenapa kasus ini bisa begitu lambat ditangani?" ujarnya.

Nasti heran terhadap polisi yang menangani kasus tersebut tidak profesional dalam bekerja.

"Tersangka sudah ada, otak pelaku juga ada. Bukti-bukti sangat kuat. Apalagi yang ditunggu?" kesalnya.

Sementara itu, istri korban, Risda br Siallagan dengan berurai air mata memohon agar Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, peka terhadap kasus tersebut.[br]




"Pak Kapolda, tolong beri perhatian terhadap kasus ini. Siapa lagi yang bisa kami percaya untuk membantu dan mengayomi kami. Suami saya dibunuh 14 tahun lalu, saya hanya ingin keadilan. Tangkap dan hukum pelaku serta yang terlibat seadil-adilnya," jerit Risda.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat ditanyakan penanganan yang dilakukan Polda Sumut terhadap kasus tersebut, menjawab sedang ditindaklanjuti.

"Sedang ditindaklanjuti," ucap Hadi.

Disinggung apakah hari ini ada pemanggilan penyidik Polres Samosir ke Polda Sumut, Hadi menjawab ya.

"Ya benar, makanya disebutkan tadi kasus sedang ditindaklanjuti," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, kasus pembunuhan Hasan Samosir (42) yang terjadi 14 tahun lalu di Samosir hingga saat ini menemui titik terang. Istri dan kakak korban pun melaporkan kasus tersebut ke Propam dan Ditkrimum Polda Sumut, Selasa (4/4/2012), dengan tanda lapor STPL/59/IV/2023/Propam. (*)




Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru