Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Kriminolog: Banyak Kejahatan yang Tak Terungkap dan Vonis Ringan Dijadikan Peluang Bagi Pelaku

* Penegakan Hukum Masih Lemah
- Selasa, 08 September 2015 14:17 WIB
376 view
Kriminolog: Banyak Kejahatan yang Tak Terungkap dan Vonis Ringan Dijadikan Peluang Bagi Pelaku
Medan (SIB)- Banyaknya aksi kejahatan di Kota Medan yang tidak terungkap menjadi peluang bagi pelaku untuk berbuat lagi. Hal itulah membuat pelaku nekat menyikat mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Muamalat dari halaman Sekolah Al-Azhar Jalan Pintu Air 4 Kuala Bekala Medan Johor yang merupakan lokasi yang juga pernah dirampok.

Hal itu dikatakan kriminolog dari Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara (UMSU) Nursairani Simatupang SH MHum. "Sebenarnya pelaku menjadikan sesuatu menjadi target karena ada peluang. Salah satu peluang itu yakni perampokan atau penjarahan mesin ATM. Kemudian, yang membuat pelaku lebih nekat lagi melakukan kejahatan karena banyaknya kasus yang tidak terungkap. Jadi pelaku kejahatan yang baru maupun yang lama itu, tidak melihat kalau lokasi itu pernah dirampok juga," sebutnya melalui telepon seluler, Rabu (19/8) lalu.

Lanjut Nursairani, kasus yang serupa di lokasi yang sama terjadi bukan karena polisi tidak belajar dari pengalaman. Namun dia mengatakan kalau penegakan hukum di Negara Indonesia memang masih lemah.

"Memang kasus perampokan mesin ATM seperti ini juga pernah terjadi di lokasi yang sama setahun yang lalu dan pelakunya berhasil ditangkap. Namun saya yakin polisi banyak belajar dari pengalaman tapi ketika pelaku yang sudah ditangkap mendapatkan hukuman yang tidak setimpal atau proses hukum kita masih lemah. Itulah yang membuat pelaku nekat melakukan perampokan di lokasi yang sama lagi," ujar dia.

Dia berharap, agar aksi perampokan khususnya yang menimpa mesin ATM bank tidak terulang lagi, pihak bank maupun masyarakat dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian.  "Lokasi mesin ATM inikan objek vital dan harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Jadi harus memang ada kerjasama dengan polisi dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku,"

Seperti diketahui, kawanan perampok bersenjata api (senpi) menggasak satu unit mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Muamalat yang berada di halaman sekolah Al Azhar Medan Jalan Pintu Air IV Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor, Selasa (18/8) dinihari kemarin. Selain membawa kabur mesin ATM Bank Muamalat, pelaku juga merusak mesin ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI).(Dik-SPS/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru