Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 21 Februari 2026

Sering Lupa di Usia Muda ? Kenali Penyebab Utamanya

Robert Banjarnahor - Jumat, 09 Agustus 2024 10:09 WIB
530 view
Sering Lupa di Usia Muda ? Kenali Penyebab Utamanya
(Shutterstock)
Ilustrasi gambar
Medan (harianSIB.com)
Mengapa kita bisa sering lupa ? Sering lupa sering kali dianggap sebagai masalah yang datang dengan bertambahnya usia.

Kebiasaan lupa padahal usia masih muda, dapat disebabkan oleh berbagai kondisi dan masalah kesehatan, seperti kebiasaan merokok, kurang tidur, depresi, stres, serta kekurangan nutrisi.

Mengatasi masalah gampang lupa biasanya dapat dilakukan dengan mengidentifikasi penyebabnya. Namun, dalam beberapa kasus, pemberian suplemen atau obat-obatan tertentu mungkin diperlukan untuk membantu mengatasi pelupa di usia muda.

Beberapa kondisi dan masalah kesehatan tertentu bisa membuat Anda mudah lupa meskipun masih muda, seperti depresi dan stres, kebiasaan merokok, dan kekurangan vitamin.

Disarikan dari Mayo Clinic dan WebMD, dilansir dari Kompas.com, berikut adalah beberapa penyebab sering lupa padahal usia kita masih muda :

*Konsumsi obat tertentu
Konsumsi obat-obatan, termasuk yang diresepkan oleh dokter, bisa memengaruhi daya ingat. Beberapa jenis obat yang bisa berdampak negatif pada daya ingat, yakni antidepresan, antihistamin, obat untuk kecemasan, obat relaksan otot, obat tidur, obat nyeri setelah operasi, dan obat penenang.

*Kebiasaan minum minuman beralkohol
Kebiasaan minum minuman beralkohol bisa berdampak negatif pada daya ingat. Tidak hanya itu saja, kebiasaan ini juga bisa jadi penyebab seseorang cepat lupa ketika dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan tertentu.

*Kekurangan nutrisi
Mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh, termasuk protein dan lemak baik, sangatlah penting untuk mendukung fungsi otak. Sebaliknya, kekurangan vitamin B1 dan B12 bisa memengaruhi sel saraf yang sehat dan sel darah merah sehingga berdampak negatif pada daya ingat.

*Stroke
Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti karena terdapat penyumbatan atau kebocoran pembuluh darah ke otak. Stroke umumnya dapat menyebabkan kehilangan ingatan jangka pendek, tetapi memiliki ingatan yang lebih jelas tentang masa kecil.

*Gangguan tidur
Kualitas dan kuantitas tidur sangat penting untuk mendukung daya ingat. Kurang tidur atau mengalami gangguan tidur tertentu, seperti sleep apnea, bisa membuat Anda merasa lelah dan berdampak negatif pada kemampuan tubuh untuk mengingat informasi.

*Depresi dan stres
Depresi bisa jadi penyebab sering lupa dan tidak fokus. Stres dan kecemasan juga bisa berdampak negatif pada konsentrasi sehingga akan menyulitkan seseorang untuk mengingat sesuatu.


*Kebiasaan merokok
Merokok bisa berdampak negatif pada daya ingat dengan cara mengurangi asupan oksigen ke dalam otak. Bahkan, para perokok lebih kesulitan untuk mengingat nama dibandingkan dengan orang-orang yang tidak merokok.

*Cedera kepala
Cedera kepala, seperti karena kecelakaan, bisa melukai otak, dan menyebabkan kehilangan ingatan jangka panjang dan jangka pendek. Meskipun begitu, daya ingat umumnya bisa membaik seiring dengan berjalannya waktu.

*Transient global amnesia (TGA)
Transient global amnesia (TGA) adalah hilang ingatan sementara yang umumnya bisa membaik dengan sendirinya dan tidak berdampak negatif atau bisa terjadi lagi. Meskipun begitu, penyebab kondisi ini tidak diketahui secara pasti.

*Demensia
Demensia adalah kehilangan daya ingat dan kemampuan berpikir secara bertahap yang cukup parah sehingga berdampak negatif pada aktivitas sehari-hari.

Hindari melakukan diagnosis pribadi dan mengonsumsi obat-obatan yang belum terbukti aman secara medis karena justru bisa berdampak negatif untuk kesehatan. Jika sering lupa hingga berdampak negatif pada aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru