Polres Labuhanbatu Sukseskan Senam Sehat dan Fun Run HPN 2026 di Rantauprapat
Rantauprapat(harianSIB.com)Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu bersama sejumlah organisasi wartawan lokal berkolaborasi
Windi Wikandari, Apoteker lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan, bahwa antibiotik adalah bakteri/" target="_blank">anti bakteri. Artinya, kita sedang terinfeksi bakteri.
"Karena bakteri itu adalah makhluk hidup, maka kita butuh waktu untuk mematikannya secara sempurna, mati total," kata Windi dalam sebuah diskusi daring di Jakarta, Kamis (29/8/2024), dilansir dari Antara.Menurutnya, jenis-jenis bakteri yang menginfeksi tubuh memiliki jangka waktu yang berbeda-beda untuk membuatnya dalam kondisi musnah sepenuhnya.
"Ada yang butuh waktu lima hari, ada yang butuh waktu tujuh hari, ada yang butuh waktu 14 hari, bahkan ada yang butuh waktu 6-12 bulan. Itu sudah diteliti bahwa bakteri tertentu ini bisa mati dalam jangka waktu tersebut," ujarnya.
Karenanya, ia menekankan jangan sampai obat antibiotik berhenti diminum sebelum akhir periode konsumsi, meskipun gejala penyakit yang diderita sudah menurun atau hilang.
Gejala penyakit yang berkurang, kata Windi, karena bakteri sedang dalam fase dormansi atau tidak aktif secara metabolik dan melindungi diri dari kerusakan yang disebabkan oleh berbagai hal, termasuk antibiotik.
" Jangan sampai mengonsumsi antibiotik tidak sampai tuntas, justru akan membuat bakteri tersebut aktif kembali dengan kekebalan yang lebih kuat terhadap antibiotik yang sama ,' tegasnya menambahkan.
Masalahnya, jelas dia, jika bakteri sudah kebal antibiotik pertama kita harus minum dalam waktu yang lebih panjang. Misal, udah resisten obat TB yang (semula minum) enam bulan tadi, harus minum 12 bulan, atau minum lebih lama lagi, bisa lebih panjang dari 12 bulan. " Harga yang dibutuhkan semakin lebih tinggi lagi kalau kita terkena resistensi anti-mikroba," katanya.
Windi menganjurkan konsumsi obat antibiotik sesuai dengan anjuran dokter dan diminum tepat waktu sehingga tidak memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak menjadi lebih banyak.
"Jadi kita memastikan biar tidak ada kesempatan berkembang biak. Kita harus minumnya di saat yang tepat, jadi saat obat mau habis dalam tubuh kita harus isi lagi dalam jangka waktu yang tepat, dalam jumlah yang pas. Itu akan mematikan bakteri secara tuntas," jelas Windi.(*)
Rantauprapat(harianSIB.com)Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu bersama sejumlah organisasi wartawan lokal berkolaborasi
Belawan(harianSIB.com)Polres Pelabuhan Belawan mengerahkan 200 personel untuk pengamanan perayaan Imlek 2026, dilaksanakan sejak Senin, 16 F
Tapteng (harianSIB.com)Camat Pinangsori Agus Harianto melaporkan adanya potensi kegaduhan dari korban banjir bandang dan longsor di wilayah
Medan (harianSIB.com)Maha Vihara Maitreya, sebuah vihara yang indah terletak di kompleks perumahan Cemara Asri setiap tahunnya ramai dikunju
Batubara(harianSIB.com)Jajaran Polsek Labuhan Ruku Polres Batubara tengah menyelidiki teekait penemuan seorang pria bernama Muhammad Syarif
Tapteng(harianSIB.com)Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan terdapat hujan di Provinsi Sumatera Utara seperti Ta
Sibuhuan(harianSIB.com)Seorang balita berusia 2 tahun 11 bulan, Akhtar Alfa Rizki Siregar, ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di alira
Sergai(harianSIB.com)Tugu Juang Perbaungan kini menjadi lokasi tongkrongan favorit, baik bagi warga Kabupaten Serdangbedagai, khususnya Perb
Simalungun(harianSIB.com)Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Kodim 0207/Simalungun melanjutkan pengerjaan Rumah
Lubukpakam(harianSIB.com)Kantor PWI Deliserdang dibobol maling, Minggu (15/2/2026) di Jalan Tirta Deli Desa Tanjung Garbus I Kecamatan Lubuk
Batubara(harianSIB.com)Polsek Labuhan Ruku menggelar pengamanan ketat di Vihara Budhi Dharma, di Linkungan III Kelurahan Tanjung Tiram, Kabu
Tanjungbalai(harianSIB.com)Sat Lantas Polres Tanjungbalai melakukan pengamanan dan pengawalan ketat Pawai Tarhib Ramadan Majelis Dakwah Isla