Wanita Asal NTT Ditemukan Tewas Tergantung di Medan Sunggal
Medan(harianSIB.com)Seorang wanita asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Kresentia Hoess (21), ditemukan tewas tergantung di lantai 3 sebuah rumah
Dilansir dari Medical Daily pada Kamis (16/1) dan dikutip dari Antara, tim peneliti dari Universitas Notre Dame, Amerika Serikat, mengevaluasi 22 merek produk pelacak yang dapat dikenakan. Hasil penelitian menunjukkan sembilan di antaranya mengandung asam perfluoroheksanoat (PFHxA) dalam konsentrasi sangat tinggi.
PFHxA termasuk dalam kelompok zat perfluoroalkil dan polifluoroalkil (PFAS), bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat produk tahan air, tahan panas, dan tahan noda.
Paparan bahan kimia ini dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan kesuburan, hipertensi saat kehamilan, preeklamsia, peningkatan kolesterol, penurunan fungsi imun, serta peningkatan risiko kanker testis dan ginjal.
Pada anak-anak, PFAS dapat memengaruhi hormon, perkembangan tubuh, dan menyebabkan kerusakan hati, penyakit tiroid, hingga asma.
Penelitian dilakukan dengan menganalisis total kandungan fluor menggunakan teknologi analisis sinar ion dan spektrometri massa tandem kromatografi cair. Kadar fluor tinggi menjadi indikasi keberadaan PFAS pada produk.
Selain itu, para peneliti mengidentifikasi jenis-jenis PFAS dalam tali jam tangan pintar dan alat pelacak kebugaran.
"Dari 22 sampel yang diuji, 15 produk memiliki konsentrasi fluor total tinggi, sementara sembilan di antaranya mengandung PFHxA. Sisanya menggunakan surfaktan lain yang belum teridentifikasi," jelas Alyssa Wicks, peneliti utama dalam studi ini.
Menurutnya, hal paling luar biasa yang ditemukan dalam penelitian ini adalah konsentrasi yang sangat tinggi dari satu PFAS saja, beberapa sampel konsentrasinya di atas 1.000 bagian per miliar PFHxA, jauh lebih tinggi daripada sebagian besar PFAS yang pernah kami lihat dalam produk konsumen," kata Graham Peaslee, penulis hasil penelitian yang lain.
Saat ini, perangkat teknologi yang dapat dikenakan seperti jam tangan pintar dan alat pelacak kebugaran banyak digunakan orang. Menurut hasil studi, orang bisa memakai perangkat semacam ini selama rata-rata 11 jam sehari.(*)
Medan(harianSIB.com)Seorang wanita asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Kresentia Hoess (21), ditemukan tewas tergantung di lantai 3 sebuah rumah
Medan(harianSIB.com)Dua oknum Kepala Lingkungan (Kepling) di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, terseret kasus peredaran nar
Medan(harianSIB.com)Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar diskusi bersama tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan pedag
Sibolga(harianSIB.com)Korban keracunan makanan mie tek tek di Kota Sibolga, Natsir Nasution (31), warga Jalan Sisingamangaraja Gang Prima Ae
Medan(harianSIB.com)Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menyerahkan kembali sejumlah aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan menemukan dua sampel takjil mengandung formalin dari hasil pengawasa
Simalungun(harianSIB.com)Seorang nenek tanpa identitas ditemukan di wilayah Kabupaten Simalungun. Kepolisian Sektor (Polsek) Tanahjawa kini
Medan(harianSIB.com)Warga Jalan Menteng VII Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempu
Rantauprapat(harianSIB.com)Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu menangkap 2 terduga pengedar sabu di Dusun Siluman
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Sarulla Operations Ltd. (SOL) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dalam
Medan(harianSIB.com)Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Sumatera Utara terus diperkuat. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Suma
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Pomparan Raja Toga Sitompul boru bere yang ada di Bonapasogit Tapanuli Utara melakukan gotong royong pembersiha