Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Februari 2026

Hingga Akhir Agustus, ODHIV di Dairi Meningkat Hingga 7 Persen

Edison P Malau - Sabtu, 20 September 2025 12:14 WIB
1.489 view
Hingga Akhir Agustus, ODHIV di Dairi Meningkat Hingga 7 Persen
Foto SNN/ Dok Dinkes Dairi
Pengasapan. Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, sedang melakukan penanganan DBD dengan pengasapan di lokasi pasien positif DBD, beberapa waktu lalu.

Sidikalang(harianSIB.com)

Jumlah orang dengan Human Immunodeficiency Virus (ODHIV) diperkirakan akan meningkatkan. Ini mengingat hingga akhir Agustus 2025 jumlah orang dengan ODHIV tercatat naik hingga 7 persen.

Sebelumnya, hingga Desember 2024 ditemukan 523 ODHIV, sedangkan data Agustus 2025 sudah mencapai 558 ODHIV. Sedangan data dan angka Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga Agustus 2025, terlihat menurun hingga angka 85 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, Dr dr Henry Manik menjawab Jurnalis SNN Jumat (19/9/2025) di Sidikalang menyebutkan, data dan angka bisa didapatkan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang.

Baca Juga:
Menurutnya, pencatatan data-data tentang penyakit HIV dan DBD, mereka kerjakan secara bersama-sama.

"Sebenarnya, data kita saat ini sudah bisa diakses atau didapat dari RSUD. Demikian juga dengan pelayanan dan penanganan pengobatan. Data ini didapat dari perawatan dukungan pengobatan RSUD Sidikalang," sebut Henry.

Ditambahkan Henry, pihaknya tetap mengimbau seluruh masyarakat supaya melakukan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan, sehingga dapat menekan dan menurunkan angka penyakit DBD dan HIV-AIDS ke depannya.

Menurutnya, kasus HIV-AIDS pihaknya tetap melakukan pencarian data dan membuka klinik Infeksi Menular Seksual (IMS) dan Voluntary Counselling and Testing (VCT). Menurtunya, keakuratan data terhadap penyakit ini, benar-benar mereka kerjakan dengan baik mulai dari Puskesmas.

"Kita sampaikan imbauan, khusus fogging atau pengasapan di lingkungan pasien positif DBD, merupakan langkah akhir setelah terjadinya penyakit. Kita harus secara bersama-sama dapat menekan dan menurunkan jumlah penyakit DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," tambahnya.

Data yang diterima, jumlah ODHIV Dairi tahun 2024, Januari 29 kasus, Februari 29 kasus, Maret 35 kasus, April 42 kasus, Mei 39 kasus, Juni 41 kasus, Juli 41 kasus, Agustus 54 kasus, September 48 kasus, Oktober 56, Nopember 56, dan Desember 53 kasus atau orang. Sedangkan tahun 2025, Januari 61, Februari 66, Maret 61, April 72, Mei 65, Juni 77, Juli 75 dan Agustus 81 dengan jumlah 558 kasus. Data ini menunjukkan kenaikan hingga 7 persen bulan Agustus.

Sementara Jumlah DBD Dairi tahun 2024, Januari 11, Februari 11, Maret 9, April 20, Mei 20, Juni 10, Juli 19, Agustus 18, September 12, Oktober 9, Nopember 9, dan Desember 9 kasus atau orang dengan total jumlah 168 kasus. Sedangkan tahun 2025, Januari 12, Februari 5, Maret 2, April 2, Mei 1, Juni 2, Juli 0 dan Agustus 0 kasus. Terlihat menurun 85 persen hingga Agustus.

"Penyakit HIV dapat dikontrol dengan obat antiretroviral untuk mencegah perkembangannya menjadi AIDS. Kalau merasa dan perlu dilakukan pengecekan, silahkan mendatangi klinik IMS dan VCT. Kami bisa menjamin keakuratan data, serta dikerjakan dengan baik mulai dari Puskesmas dengan tetap menjaga kerahasiaan," imbuhnya. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Warga Mengeluhkan DBD, Dinkes Deliserdang Lakukan Fogging di Sunggal
Anomali Cuaca Berubah-ubah, Waspadai Penyakit Diare dan DBD
Kasus DBD di Dairi Menurun Drastis
Pasca Banjir, Camat Bandarkhalifah Sergai Imbau Warga Waspadai DBD
Curah Hujan Tinggi, Masyarakat Perlu Waspadai DBD
Christian Jonathan Hutajulu Direkomendasikan Ikuti IMSO di Jakarta
komentar
beritaTerbaru