Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

Jarang Olahraga, Dampaknya Juga Bisa ke Psikologis Anak

- Minggu, 24 Mei 2015 22:19 WIB
374 view
Jarang Olahraga, Dampaknya Juga Bisa ke Psikologis Anak
Jakarta (SIB)- Ketika aktivitas fisik anak sehari-hari rendah, dalam jangka panjang efek yang ditimbulkan bisa beragam. Penyakit dapat dengan mudah menyerang dan selain itu kondisi psikologis anak juga bisa terpengaruh.

Psikolog sosial Elizabeth Santosa mengatakan bahwa ketika anak aktif bergerak ada banyak hal yang diasah dalam dirinya selain fisik. Misal ketika bermain yang mensyaratkan aktivitas fisik, anak-anak yang lebih aktif akan mampu mengasah kemampuan sosialnya sekaligus melepas hormon penekan stres.

"Anak yang suka olahraga citra dirinya akan bagus dan kemampuan sosialnya juga baik. Kebayang anak laki yang suka olahraga biasanya main bola, itu pasti gak sendiri, ramai-ramai. Ketika main satu tim pasti akan koordinasi komunikasi dan pada saat dewasa dia punya public speaking yang baik," ujar Elizabeth dalam acara sosialisasi Indonesia Sehat Bugar (Bugar) di Penang Distro, Jakarta Pusat, Selasa (19/5).

Saat olahraga itu pula hormon endorfin dilepas oleh tubuh yang bermanfaat untuk menekan stres. Terkait hal ini Elizabeth mengatakan sudah ada penelitian pada tahun 2007 yang melihat korelasi tingginya aktivitas dengan tingkat depresi.

"Makin tinggi aktivitas fisik seseorang tingkat depresinya akan rendah. Jadi kalau Anda kurang aktivitas fisik Anda akan lebih rentan terhadap stres dan depresi," ujar Elizabeth.

Elizabeth menjelaskan anak yang minim olahraga ia akan rentan terhadap gangguan kecemasan. Bisa juga jadi korban bullying atau malah menjadi bully karena tak bisa mengendalikan stresnya tersebut. (detikhealth/h) 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru