Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

Young Interfaith Peacemaker Community Wadah Anak Muda Penggerak Dialog Lintas Agama di Indonesia

- Senin, 06 Maret 2017 20:36 WIB
709 view
Young Interfaith Peacemaker Community Wadah Anak Muda Penggerak Dialog Lintas Agama di Indonesia
Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC) terbentuk berawal dari 2 orang mahasiswa ICRS (Indonesian Consortium for Religious Studies) yaitu Andreas Jonathan dan Ayi Yunus Rusyana mengadakan Young Peacemaker Training di Gedung Pasca Sarjana UGM Yogyakarta pada 9-12 July 2012. Training ini diikuti oleh 25 orang mahasiswa S1 Muslim dan Kristiani dari berbagai kampus di Yogyakarta dan menjadi cikal bakal Young Peacemaker Community (YPC) Jogja.

Dalam training ini, peserta mempelajari 12 Nilai Perdamaian dari Peace Generation. Sebagai tindak lanjut dari training ini, mulai bulan September 2013 diadakan pertemuan regular dari para anggota YPC Jogja dengan mengadakan interfaith dialogue, Kajian Kitab Suci serta mempersiapkan Student Interfaith Peace Camp pada November 2012.

Peace Camp yang pertama ini diadakan di Pakem. Diikuti sekitar 30 orang mahasiswa dari Jogja maupun luar Jogja (Palembang, Bandung, Kebumen, Solo, Surabaya dan Madura) dengan mengambil tema "Building Peace Generation Through Young Peacemakers". Tema ini kemudian menjadi motto atau pernyataan misi YPCI.

Karena makin beragamnya asal daerah peserta, maka setelah Peace Camp, nama YPC Jogja diubah menjadi Young Peacemaker Community Indonesia (YPCI).
Pada tahun 2013 antara bulan Maret-Mei, YPCI mengadakan 3 Student Interfaith Peace Camp di Medan (untuk Sumatera), di Trawas (untuk Jawa Timur) dan di Kaliurang (untuk Jogja dan Jawa Tengah). Rata-rata peserta Peace Camp adalah 30 orang mahasiswa Muslim dan Kristiani. Sejak itu, komunitas ini telah eksis di 3 kota yaitu Jogja, Medan dan Surabaya dengan mengadakan dialog rutin setiap minggunya.

Pada bulan Juli 2013, memperingati 1 tahun usia YPCI diadakanlah Young Interfaith Peacemaker National Conference yang diikuti hampir 50 orang dari berbagai kota. Conference yang diadakan di Magelang ini mengambil tema "Loving God - Loving Others, Let's Do Something About It" dengan mengambil landasan diskusi berdasar dokumen "A Common Word Between You and Us".

Di akhir pertemuan itulah, nama YPCI disempurnakan menjadi Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC) Indonesia dengan 3 cabang YIPC Medan, YIPC Joglosemar dan YIPC Jawa Timur. Di paruh kedua tahun 2013, YIPC melanjutkan dengan 4 Peace Camp di Medan, Bandung (Jabar), Jogja dan Jatim pada 15-17 Nov. Di bulan Agustus 2014 YIPC mengadakan 3 kegiatan nasional yakni Training for Fasilitator (TFF) pada 11-13 Agustus 2014, Nasional Student Interfaith Peace Camp (SIPC) pada 14-17 Agustus 2014, serta Student Interfaith Peacemaker national Conference (SIPNC) 2014 pada 17-23 Agustus 2014.

Ketiga kegiatan ini dilaksanakan di Kaliurang, Yogyakarta. TFF sudah dilakukan sebanyak 3 kali. SIPNC sudah dilakukan sebanyak 3 kali, sejak 2013. Diharapkan di kemudian hari akan dibentuk YIPC di kota-kota lain juga yang akan menggerakkan para pemimpin muda untuk menghidupi nilai-nilai perdamaian dalam diri kita masing-masing serta menyebarkannya kepada lingkungan di sekitar kita. Insya Allah, di kemudian hari dari YIPC akan muncul para peacemaker di tingkat yang lebih luas. (komunita.id/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru