Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Komunitas Gossip Lihai Sulap Foto Menjadi Lukisan

- Senin, 12 November 2018 20:36 WIB
1.166 view
Komunitas Gossip Lihai Sulap Foto Menjadi Lukisan
Namanya memang unik 'Komunitas Gossip'. Namun jangan salah paham, komunitas itu bukannya kumpulan orang yang doyan ngerumpiin orang lain. 
Sebaliknya, komunitas ini adalah kumpulan orang-orang yang hobi mengeksplorasi foto menggunakan tool smudge pada software photoshop. Ya, mereka adalah komunitas penggemar digital painting. 

Lalu kenapa nama komunitas menjadi Gossip? "Gossip itu singkatan dari 'Di Gosok Semakin Sip'. Maksudnya ya foto yang 'digosok' lewat komputer hasilnya jadi makin sip," ungkap Lambang, anggota Komunitas Gossip yang ditemui di sebuah pameran kerajinan di Jakarta.
 
Menurut Lambang, komunitas tersebut sudah berdiri cukup lama yakni sekitar delapan tahun yang lalu atau sekitar 2010.  Anggotanya pun cukup banyak, namun karena masing-masing anggota punya kesibukan sendiri maka perkembangannya pun naik-turun. 

Dari ratusan anggota, yang tergolong aktif  berproduksi sekitar 25 orang. "Maklum, namanya juga komunitas hobi. Ramai kalau sedang ada even, sepi kalau sedang tidak ada kegiatan. Anggota Gossip tak terbatas hanya di Kediri tapi juga di kota lain", katanya. 

Sebagai anggota, kata lelaki kelahiran 1994 ini, dirinya baru dua tahun menekuni bidang ini. 

Awalnya, tutur lelaki yang membangun bisnis aneka kreativitas digital painting dengan brand Galeri C59 ini, dirinya adalah fotografer yang tergabung dalam Komunitas Fotografer Kediri. Ternyata banyak anggota Komunitas Fotografer Kediri juga menjadi anggota Komunitas Gossip. 

"Saya penasaran ketika diperlihatkan karya teman-teman membuat kreasi yang mirip lukisan dengan menggunakan sofware photoshop di komputer. Hasilnya unik dan bisa diaplikasikan pada berbagai media seperti kayu. Lalu saya pun masuk jadi anggota sekalian belajar," tutur Lambang. Awalnya kegiatan tidak terlalu banyak. Biasanya, tambah Lambang, secara berkala anggota melakukan kopdar (kopi darat) atau temu muka. 

Untuk makin meningkatkan skill masing-masing, biasanya komunitas mengadakan kegiatan berkreasi dengan foto yang sama. "Menariknya dari kegiatan ini, hasil karya setiap orang, meski yang menjadi model foto sama, tapi hasilnya berbeda-beda. Setelah itu kita pun melakukan evaluasi," jelas Lambang sambil menambahkan tahun lalu Komunitas Gossip menggelar pameran karya artis-artis komunitas. 

Tema pameran 'Tokoh-Tokoh Ulama Nusantara'. Pameran tersebut banyak mendapat apresiasi, khususnya dari masyarakat Kediri. Mereka kagum karena hasil digital painting sepintas mirip dengan lukisan. Tujuan pameran, tambahnya, salah satunya adalah untuk menyosialisasikan karya digital painting kepada masyarakat. 

Terkait sosialisasi, lanjutnya, Komunitas Gossip juga membuka pelatihan-pelatihan untuk masyarakat yang tertarik menekuni bidang yang  terbilang masih baru di Kediri. "Kami juga menggelar pelatihan-pelatihan digital painting di sekolah-sekolah, khususnya di SMK/SMA di Kediri, bahkan di luar Kediri. 

Belajar digital painting, tuturnya, tidak harus memiliki bakat melukis. Semua orang bisa mengerjakannya asalkan bisa mengoperasikan komputer dan memahami kerja tool smudge photoshop. Meski memang, jelasnya, bagi mereka yang memiliki bakat melukis hasil karyanya terasa berbeda dibanding yang tidak memiliki. 
"Taste berbeda ya. Kalau yang punya bakat melukis, biasanya kreasinya lebih hidup," ucapnya. 

Pemasaran produksi digital painting karya artis komunitas itu, antara lain dilakukan lewat medsos. Ternyata hasilnya luar biasa, karena dari medsoslah orderan datang tidak hanya dari konsumen di daerahnya tapi juga di luar Kediri. Yang juga menarik ketika orderan bertambah banyak, kini komunitas menjadi sibuk. 

"Jadi kita punya tim artis yang memproduksi, kita juga punya tim yang mengerjakan piguranya. Jadi sudah bagi-bagi tugas. Tapi di sisi lain, kita juga punya tim yang bekerja memberi pelatihan-pelatihan kepada masyarakat juga sekolah-sekolah," jelas Lambang sambil menambahkan komunitasnya kerap diundang ke luar daerah Kediri untuk memberi pelatihan digital painting. (komunita.id/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru