Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026
Seputar Pembunuhan Siswa SMA di Percut Sei Tuan

Pelaku Larikan Laptop, HP dan BPKB Sepedamotor

- Minggu, 21 Januari 2018 14:20 WIB
1.180 view
Pelaku Larikan Laptop, HP dan BPKB Sepedamotor
SIB/Dok
Anggi Syahputri Tanjung semasa hidupnya.
Medan (SIB)- Usai membunuh Anggi Syahputri Tanjung (16) di rumahnya Jalan Bustamam Gang Satria Pasar X Dusun XI Desa Bandar Khalipah, Percut Sei Tuan, pelaku melarikan laptop dan HP milik siswi SMA 11 Tembung, serta BPKB sepedamotor Honda Vario milik orangtua korban.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahaean ketika dikonfirmasi SIB, Sabtu (20/1) petang.

"Setelah dibunuh, pelaku juga melarikan laptop dan HP milik korban, serta BPKB sepedamotor yang disimpan di dalam rumah. Siswi SMA itu kemungkinan juga menjadi korban perampokan," ujar Kapolsek.

Dikatakan Pardamean, pihaknya sudah memeriksa empat saksi yang merupakan tetangga korban di antaranya Permina Simanjuntak (60), Khariman (33), Abdul Hadi (47) dan Jafar (40).

"Untuk saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan intensif. Petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan juga turut ambil andil dalam penanganan kasus ini. Sedangkan jenazah korban usai diotopsi di RS Bhayangkara Medan, langsung dibawa ke rumah duka guna disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan," terangnya.

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Inafis Polrestabes Medan terhadap tubuh korban, ditemukan luka tusuk pada uluh hati, luka tusuk pada perut dan kepala sebelah kiri memar. Sedangkan mata korban ditutup kain selendang," pungkasnya.

Sebelumnya, diduga menjadi korban pembunuhan, Anggi Saputri Tanjung (16), Jumat (19/1) malam ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Tubuh korban ditemukan di bak mandi rumahnya.

Keterangan yang dihimpun wartawan di lokasi kejadian, yang pertama sekali melihat korban tewas adalah ibunya, Ani Fadila (50) yang saat itu baru pulang bekerja. Ibu korban saat itu memanggil-manggil anaknya, namun tak ada jawaban. Sedangkan posisi pintu rumah depan dalam keadaan terkunci.

Selanjutnya ibu korban berjalan menuju belakang rumah, dan mendapati pintu belakang tak terkunci. Ibu korban terkejut lantaran mendapati isi rumah berserakan dan dinding tembok berlumuran darah. Seketika Ani berteriak histeris melihat anaknya tewas berlumuran darah di kamar mandi dengan.posisi kepala di dalam bak mandi.

Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung memadati lokasi kejadian. Selanjutnya warga melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan. Tak lama polisi dan Tim Inafis Polrestabes Medan melakukan olah TKP.

Sejumlah keluarga korban ketika diwawancarai mengungkapkan, korban yang duduk di Kelas 11 IPA 2, Jumat pagi tak pergi ke sekolah lantaran sakit. (A16/h)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru