Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Ibu-Anak Dibunuh Perampok di Riau, Mobil hingga Laptop Digasak

* Pelaku Menyerahkan Diri
- Sabtu, 27 Oktober 2018 14:29 WIB
376 view
Pekanbaru (SIB)- Kasus perampokan sadis terjadi di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Korbannya ibu dan anak dibunuh oleh pelaku, hartanya diambil.

"Korbannya Putri (18) dan ibunya Radiana (55) tewas dipukul pelaku dengan menggunakan kayu," kata Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Fajri SIK, Jumat (26/10).

Fajri menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada Kamis (25/10) sekitar pukul 02.00 dini hari. Pelaku diperkirakan masuk lewat pintu belakang rumah korban.
"Pintu dibuka paksa, lantas pelaku masuk ke dalam rumah. Mungkin saat itu korban Putri lagi mau ke kamar mandi. Melihat hal itu, pelaku yang sudah bawa kayu langsung memukul kayu hingga tewas," kata Fajri.

Karena terdengar ada suara teriakan, lanjut Fijir, si ibu terbangun dan melihat ke arah dapur. Pelaku kembali melakukan hal yang sama memukul Radiana hingga tersungkur dan berdarah-darah. Keduanya tewas.

"Pelaku lantas mengambil harta milik korban, seperti laptop dan HP. Karena melihat ada kunci mobil, maka mobil milik korban langsung dibawa," kata Fajri.
Saat kejdian tersebut, kata Fajri suaminya tidak berada di rumah. Dikabarkan suami lagi mencari ikan.

"Pagi harinya warga mengetahui kasus tersebut dan dilaporkan ke pihak Polsek setempat. Tim melakukan olah TKP di lokasi. Jenazah korban kita bawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi," kata Fijri.

MENYERAHKAN DIRI
Pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anaknya itu berinisial ED (41) menyerahkan diri ke Polsek Tampan di Pekanbaru.

"Penanganan kasus pembunuhan ini merupakan tim gabungan Polda Riau dan jajaran Polres Kampar. Namun pelaku sekarang sudah menyerahkan diri," kata AKP Fajri SIK.  

Fajri menjelaskan tersangka ED menyerahkan diri pada Kamis (25/10) menjelang magrib ke Polsek Tampan, di Pekanbaru.

"Tersangka menyerahkan diri diantar pihak keluarganya. Dari Polsek tersangka diamankan ke Polda Riau. Namun hari ini, tersangka dari Polda Riau kita bawa ke Polres Kampar," terang Fajri.

Dari keterangan tersangka, kata Fajri, dia awalnya hanya ingin melakukan pencurian di rumah korban yang merupakan tetangganya, di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Kamis (25/10) sekitar pukul 01.00 WIB.

"Pengakuan tersangka dia masuk dari dapur, rencana hanya mau ambil televisi. Tapi saat masuk ketahuan anak korban Putri (18) yang langsung dia pukul pakai kayu," kata Fajri.

Karena ada teriakan, kata Fajri, ibu korban terbangun dan menuju dapur. Pelaku pun kembali melakukan pemukulan terhadap Radiana sehingga keduanya tewas.

"Korban mengaku panik karena aksinya ketahuan. Alasan itu dia melakukan pemukulan. Awalnya tak ada niat untuk membunuh," kata Fajri.
Pada pagi buta itu, kata Fajri, tersangka yang melihat ada kunci mobil lantas membawa mobil tersebut. Pelaku meninggalkan rumah tetangganya tersebut dan pergi ke Pekanbaru.

"Mobil yang dia bawa akhirnya dia letakkan di Jl Harapan Raya depan ruko. Sepertinya pelaku bingung, dan pergi ke rumah keluarganya di Pekanbaru. Saran keluarganya karena sudah dicari polisi, sebaiknya menyerahkan diri," kata Fajri.

Sebelum melakukan aksi pencurian, lanjut Fajri, malam itu sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku sempat mengobrol dengan korban Radiana. Itu karena memang rumah korban selama ini membuka warung.

"Rumah pelaku dengan rumah korban hanya berjarak sekitar tiga atau empat rumah saja. Mereka saling kenal dan sempat ngobrol di warung korban," tutup Fajri. (detikcom/l)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru