Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 22 Oktober 2026

Polisi Belum Berhasil Meringkus Pembunuh Roy Aritonang

- Selasa, 06 November 2018 15:16 WIB
368 view
Medan (SIB) -Personil Reskrim Polsek Percut Sei Tuan  belum berhasil meringkus pembunuh Roy Eko Aritonang (34) warga Jalan Pelita 2 Kelurahan Sidoreme Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, yang mayatnya ditemukan di lahan garapan Pasar 8 Dusun 16 Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang dengan kondisi banyak tikaman dan bacokan di tubuh.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri, Senin (5/11) mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus korban pembunuhan itu. Disebutkannya 7 orang sudah dimintai keterangan sebagai saksi.

"Saksi yang diperiksa di antaranya Kepling setempat, warga di sekitar lokasi kejadian dan keluarga korban. Namun sejauh ini belum ada yang mengarah kepada tersangka," ujarnya.

Disinggung apa motif pembunuhan itu, Kapolsek mengaku belum dapat menyimpulkannya.

"Ada dugaan korban sebagai pemakai narkoba, sebab ditemukan pipa kaca yang merupakan alat untuk menggunakan sabu di saku celana korban. Doakan semoga kasus ini cepat terungkap," pungkasnya.

Sebelumnya, suasana di lahan garapan Pasar 8 Dusun 16 Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang mendadak heboh setelah ditemukannya mayat Roy Eko Aritonang (34) warga Jalan Pelita 2 Kelurahan Sidoreme Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (3/11) sekira pukul 11.00 WIB.

Yang pertama  menemukan mayat korban adalah warga sekitar yang kebetulan melintas di lokasi. Warga kemudian melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan serta Tim Inafis Polrestabes Medan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri dan anggotanya serta Tim Inafis  yang tiba di lokasi memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Dari tubuh korban yang memiliki tato di kedua lengannya itu tak ditemukan identitas, namun petugas menemukan kotak rokok berisi pipet kaca , serta SIM Card telepon seluler.

Di tubuh korban terdapat sejumlah luka senjata tajam, di antaranya 2 luka tikaman di leher dan luka robek di bagian kuping sebelah kanan, kepala luka bacokan dan rahang sebelah kanan bergeser/retak, serta sejumlah gigi rontok. Tak jauh dari lokasi juga ditemukan  krikil yang ada bercak darah diduga digunakan  memukul rahang korban.

Guna mengetahui identitas korban, Tim Inafis melakukan sidik jari  hingga akhirnya identitas korban terungkap. Petugas kemudian mengevakuasi mayat korban ke RS Bhayangkara Medan untuk otopsi.

Sejumlah warga sekitar saat diwawancarai mengatakan tidak mengenal korban. Warga memastikan korban bukan penduduk  lokasi kejadian.

Sementara Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri ketika dikonfirmasi mengatakan  pria yang tewas itu diduga korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah luka senjata tajam di tubuhnya.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kita bekerja sama dengan Sat Reskrim Polrestabes Medan untuk mengungkap kasus pembunuhan ini," terangnya.(A16/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru