Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Incar Warisan, Anak Palsukan Surat Kematian Orangtua Angkat

Redaksi - Rabu, 06 Januari 2021 17:11 WIB
334 view
Incar Warisan, Anak Palsukan Surat Kematian Orangtua Angkat
thinkstock
Foto: Ilustrasi 
Palopo (SIB)
Pria bernama Andi Allung di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi akibat memalsukan surat kematian orangtua angkatnya. Allung melakukan perbuatan pidana itu lantaran mengincar harta warisan sang orangtua angkat.

"Surat kematian itu dipakai biasa untuk ahli waris lah," kata Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas saat dimintai konfirmasi, Senin (4/1).

Alfian menjelaskan, orangtua dari tersangka Allung yang tak disebutkan namanya pada hakikatnya memang telah meninggal dunia beberapa tahun silam. Dari sini kemudian polisi menemukan fakta bahwa tersangka selama ini telah membuat total hingga 4 lembar surat kematian dari orangtua tersangka.

"Yang meninggal satu tapi surat kematian lebih dari satu. Asli kan cuma satu," kata Alfian.

Pada penyelidikan awal, tersangka Allung disebut-sebut telah menggunakan surat kematian palsu tersebut agar dirinya mudah dalam mengurus akta kematian orangtuanya. Hal ini karena Allung disebut mengincar harta warisan orang tuanya berupa lahan berisi sejumlah ruko di mana tersangka selama ini telah menyewakan ruko-ruko tersebut kepada orang lain.

"Surat kematian itu sudah lama, tapi surat itu dipakai yang bersangkutan mengajukan gugatan kan bisa juga," tutur Alfian.
Tersangka sendiri disebut telah mendapat harta warisan atas kematian dari orangtua angkatnya. Hanya, pihak pengadilan belum melakukan eksekusi.

"Makanya bingung juga, itu tersangka kan sudah menang itu (dapat harta warisan) kalau melihatnya dari situ, tapi belum dieksekusi sama pengadilan," kata Alfian.

Diketahui, kasus ini bergulir di Polres Palopo sejak 31 Desember 2020. Alfian lalu menyebut penyidik masih terus mendalami lebih lanjut apa motif dari tersangka memalsukan surat kematian orangtua angkatnya.
"Masih panjang ini, masih terus kita dalami," katanya. (detikcom/f)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru