Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Seorang Wanita “Mengamuk” di Mapolsek Sunggal

- Selasa, 04 Februari 2014 10:59 WIB
323 view
 Seorang Wanita “Mengamuk” di Mapolsek Sunggal
Medan (SIB)- Seorang ibu Sth (23) warga, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang “mengamuk” di Polsek Sunggal, Senin (3/2/2014).

Kekecewaan wanita itu berawal saat ia berada di Mapolsekta Medan Sunggal  melaporkan dugaan perbuatan  asusila yang dilakukan seorang tukang reparasi AC ketika berada di rumahnya.

Namun saat perempuan itu memberitahukan peristiwa yang dialaminya ke seorang petugas  SPKT (Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polsek Sunggal, petugas mengatakan, kasus yang dialaminya  belum memenuhi unsur pelanggaran UU yang berlaku. Begitu mendengar ucapan petugas tadi, ibu dua anak itupun langsung marah-marah.

"Siapa nggak marah kasus yang kualami ini dibilang kurang cukup unsur pelanggaran,” ujarnya kepada wartawan.

Dia menambahkan , tindakan asusila yang akan dilaporkan  tersebut terjadi pada, Senin (3/2) pagi saat ia berada di rumah bersama kedua anaknya. Ketika itu seorang tukang perbaiki AC datang memperbaiki AC di rumahnya.

Terduga pelaku datang bersama seorang anggotanya kemudian masuk ke dalam rumah untuk memperbaiki AC. Namun melihat kondisi rumah yang hanya dihuni korban bersama kedua anaknya membuat terduga pelaku lepas kendali dan berusaha merayunya.

Korban yang menolak rayuan pelaku kemudian berteriak begitu pelaku  membuka celananya hingga terdengar warga sekitar dan  berkerumun di lokasi. Dibantu Kepala Lingkungan setempat, warga menggelandang terduga pelaku ke Mapolsekta Medan Sunggal untuk diproses secara hukum.  Namun karena terlalu lama menunggu proses, korban akhirnya mengamuk di Mapolsekta Medan Sunggal karena kecewa terhadap petugas SPKT.

"Kami mendengar suara ibu ini menjerit-jerit dan langsung  kami datangi ke rumahnya. Begitu sampai di rumahnya kami sudah melihat  tukang AC itu buka celana dan kamipun bersama Kepling membawanya ke Polsek Sunggal,” ujar Wanto (40) seorang warga sekitar rumah korban.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Sunggal, Iptu Adhi Putranto ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya bukan tidak menggubris laporan korban melainkan pihaknya semula masih menginterogasi pelaku.

"Bukan tidak ditanggapi mungkin karena petugas masih menginterogasi pelakunya. Laporannya sudah kita terima, pelaku belum bisa kita tahan karena ancaman hukumannya kurang dari dua tahun,” tambahnya. (A15/x)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa