Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Polsek Sunggal Tembak Terduga Pelaku Curanmor

- Selasa, 04 Februari 2014 11:17 WIB
2.009 view
  Polsek Sunggal Tembak Terduga Pelaku Curanmor
SIB/Sahat Pasaribu
Kapolsek Sunggal Kompol Eko Hartanto didampingi Kanit Reskrim Iptu Adhi Putranto dan Kasie Humas Aiptu Hambali sedang menunjukkan senjata tajam clurit sebagai barang bukti kejahatan ketiga terduga pelaku curanmor,Senin (3/2) di Mapolsek Sunggal.
Medan (SIB)- Terduga pelaku pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) bernisial  Bud (48) warga Desa Tualang Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai terpaksa ditembak  petugas Polsek Sunggal karena berusaha melarikan diri.

Sementara dua pelaku lainnya masing-masing berinisial  Ja (35) warga Jalan Pintu Air IV Medan Johor dan Gam (34) warga Jalan Bunga Rampai III Medan Tuntungan berhasil diamankan.

“Ketiga terduga pelaku Curanmor ini kita tangkap atas laporan pengaduan  korban Raymond MP Sihotang,” kata Kapolsek Sunggal Kompol Eko Hartanto didampingi Kanit Reskrim Iptu Adhi Putranto saat memaparkan penangkapan ketiga terduga pelaku Curanmor, Senin (3/2/2014).

Menurutnya, penangkapan ketiga terduga ini atas laporan korban pada 30 Januari 2013 lalu mobil Mitsubisi Pick up miliknya hilang dari rumahnya di Jalan  Bunga Cempaka Pasar III Kel PB Selayang II Medan Selayang.

Atas laporan itu, petugas Reskrim Polsek Sunggal langsung melacak mobil milik korban yang menggunakan GPS. Setelah dilacak, petugas langsung mendatangi keberadaan mobil tersebut yang diletakan di satu gudang.

Setelah itu, petugas langsung menggerebek gudang tersebut dan meringkus ketiganya . Saat penangkapan tersebut, Bud berusaha kabur namun dapat dicegah dengan menembak kaki kirinya.

Dari lokasi, petugas menemukan barang bukti, 2 unit mobil Pick Up L 300, 2 unit sepeda motor, 14 kunci T, 1 arit, 4 pisau, 2 parang, 1 gergaji, 3 unit handphone dan 14 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu.

Modus Korban Nabrak Adik Pelaku, Perampok Ditembak Polisi

Merampok pengendara sepedamotor, suami istri  (Pasutri), RH (28) dan FZ (23) warga Jalan Kedai Durian Gang Pahlawan Deli Tua diringkus petugas unit Ranmor Polresta Medan, Minggu (2/2).

"Sudah tujuh kali saya main bang," kata RH kepada wartawan  di Rumah Sakit Bhayangkara, Senin (3/2) sore.

Pengakuan RH, ia terakhir kali  beraksi di Jalan Sejati Medan. Mereka  satu komplotan berjumlah  lima sampai enam orang itu, beraksi dengan modus menuduh korbannya Roni Fasla Nasution telah menabrak adik dari para tersangka.

"Saya yang ngomong kepada korban, modusnya korban kami tuduh menabrak adik saya. Setelah itu, korban kami ajak jalan, di tengah jalan kami tinggalkan korbannya," tutur RH.

Tersangka RH ditangkap dari  laporan dari masyarakat,yang kehilangan sepedamotor. Dari laporan itu, petugas  Sat Reskrim Polresta Medan melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa  tersangka RH dan isterinya diduga ikut terlibat. Polisi kemudian menangkap pasangan suami istri itu di Jalan Wajir Medan Kota.

Saat penangkapan itu, RH  sempat melawan untuk  mencoba kabur. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan menyarangkan sebutir timah panas di betis kanan dan kiri tersangka. (A15/A12/x)
 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa