Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

Curi Kaca Spion untuk Beli Narkoba, Oknum PNS Pemprovsu dan Asisten Dosen Diringkus

- Rabu, 05 Februari 2014 11:05 WIB
1.099 view
Curi Kaca Spion untuk Beli Narkoba, Oknum  PNS Pemprovsu dan Asisten Dosen Diringkus
SIB/Int
Ilustrasi
Medan(SIB)- Tiga  pria tersangka pencuri kaca spion mobil diringkus petugas Sat Reskrim Polresta Medan dari Jalan Karya Medan, Minggu (2/2).

Ketiga tersangka yakni SN STTP (31) seorang PNS Pempropsu  warga Jalan Karya Gang Ampera Medan dan seorang asisten dosen berinisial MFM (28) warga Jalan Bakti Luhur Medan Helvetia dan BMT (33) warga Jalan PWS Gang Sederhana Medan Petisah.

Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Jean Calvijn Simanjuntak, Selasa (4/2).
"Mereka mencuri karena pengaruh Narkoba," katanya.
Dijelaskannya, setelah berhasil mencuri, para tersangka membeli Narkoba di daerah Kampung Kubur.
Masih kata Kasat, dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka telah lebih lima kali mencuri kaca spion.

"Kaca spion mereka jual ke kawasan Jalan STM dan Jalan Sisingamangaraja. Pengakuan mereka masih lima kali beraksi," jelasnya.
Selain menangkap tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa 1 unit mobil Toyotal Innova milik seorang tersangka, 3 kaca spion dan uang Rp 700 ribu.

Informasi diperoleh, para tersangka mencuri kaca spion mobil Mercy milik Anton William Chandra yang diparkir di Komplek River View Polonia Medan.
Ketiga tersangka datang ke Komplek River View Polonia mengendarai mobil Innova milik tersangka FN. Di lokasi itu, mereka sempat berdiri dekat mobil Mercy sembari mengamati situasi.

Lalu kedua kaca spion dicongkel dan para tersangka  melarikan diri. Aksi itu dilihat beberapa petugas security dan mengejarnya.

Namun para security itu gagal menangkap tersangka tetapi mereka mencatat nomor polisi kendaraan tersangka. Setelah dipastikan alamat tersangka, korban dan securiti bersama petugas Jahtanras Polresta Medan menciduk FN di rumahnya. Kemudian, polisi menangkap BF dan seorang lagi temannya.

Dalam pemeriksaan, para tersangka mengaku menjual spion itu kepada seseorang di Jalan STM seharga Rp 1,2 juta dan uang tersebut telah mereka bagi tiga untuk membeli Narkoba. (A12/x)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBM Mulai Langka di Saribudolok

BBM Mulai Langka di Saribudolok

Simalungun(harianSIB.com)Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar mulai langka di daerah Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupa