Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Maret 2026

2 Warga Asahan Tewas Diduga Korban Begal, Kapolres Pematangsiantar: Anggota Sedang Bekerja Kumpulkan Bukti

Andomaraja Paga Sitio - Selasa, 28 Mei 2024 19:44 WIB
1.501 view
2 Warga Asahan Tewas Diduga Korban Begal, Kapolres Pematangsiantar: Anggota Sedang Bekerja Kumpulkan Bukti
(Foto: harianSIB.com/Andomaraja Paga Sitio)
DIMINTAI TANGGAPAN: Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno saat dimintai tanggapan, di Mako Polres Pematangsiantar, Senin (27/5/2024) sore.
Pematangsiantar (harianSIB.com)
Soal penemuan mayat dua pria warga Kabupaten Asahan di saluran irigasi di Jalan Bahkora II, Kelurahan Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Minggu (26/5/2024) dini hari, Polres Pematangsiantar masih melakukan penyelidikan.

"Anggota kita saat ini sedang bekerja melakukan penyelidikan mengumpulkan bukti dan petunjuk penyebab kematian kedua korban," ujar Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno, saat dimintai tanggapan di Mako Polres Pematangsiantar, Senin (27/5/2024) sore.

Dari pemeriksaan awal saksi sebelum kejadian imenyebut kedua korban melintas dari Jalan Melanthon Siregar, masuk ke Jalan Bahkora II hendak menuju Parapat.

Setibanya di pertengahan Jalan Bahkora II, kedua korban yang mengendarai satu sepeda motor dan satu lagi temannya mengendarai sepeda motor seorang diri berpapasan dengan terduga pelaku menggunakan 5 unit sepeda motor.

Saat itu, kedua korban dan pelaku saling bersapaan dengan menggunakan klakson, namun tiba-tiba terduga pelaku berbalik arah dan mengejar korban. Dari keterangan saksi Muammar Hidayah (teman korban yang selamat), menceritakan memang korban dan pelaku sempat cekcok di lokasi.

Setelah itu, kedua korban berusaha lari dan pelaku mengejarnya dan menendang sepeda motor korban hingga terjatuh ke saluran irigasi di sebelah kanan arah jurusan Parapat. Sesudah itu, para terduga pelaku kabur dari lokasi.

Setelah kejadian itu, saksi (Muammar) berusaha menolong korban yang telah terjatuh ke sungai, namun gagal. Kedua jasad korban itupun ditemukan setelah matahari mulai terbit.

Dalam kejadian itu, Yogen menerangkan, tidak ada barang milik korban yang hilang atau dicuri. Bahkan pihaknya saat ini sedang menunggu hasil otopsi ke dua korban untuk memenuhi alat bukti kepolisian.

"Barang tidak ada yang hilang dan soal luka di tubuh korban kita masih menunggu hasil autopsi," cetus Yogen.

MASYARAKAT MINTA USUT
Sementara itu, informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, kedua mayat korban ditemukan kurang lebih berjarak 100 meter dari lokasi jatuhnya korban.

Saat ditemukan, satu mayat korban tidak memakai baju, hanya tinggal celana dan satu lagi terdapat luka di bagian pelipis mata dan wajah.

"Anak saya yang dapat jasad korban satu irigasi itu, ada memang luka di bagian wajahnya," ucap ibu rumah tangga boru Manurung yang tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan jasad korban.

Diceritakannya, kejadian seperti ini baru pertama sekali terjadi dan meminta polisi segera menangkap pelakunya.

"Kita berharap kasus ini segera diungkap kepolisian agar tidak terulang lagi kejadian serupa," katanya.

Sebagaimana diketahui, kedua korban itu yakni Galang Pradana (17) dan Hanafi (19) warga Buntu Pane, Dusun II Janji Pane, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan.

Sementara teman mereka satu lagi yakni Muammar Hidayah (15) selamat dari kejadian itu. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru