Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Februari 2026

Predator Berkedok Guru: Siswi di Lombok Diperkosa Sejak SD hingga SMA dengan Ancaman Video

Redaksi - Selasa, 22 Juli 2025 09:34 WIB
193 view
Predator Berkedok Guru: Siswi di Lombok Diperkosa Sejak SD hingga SMA dengan Ancaman Video
(harianSIB.com/Ilustrasi)
Ilustrasi pemerkosaan

Perbudakan Seksual
Kasus ini dinilai bukan sekadar pemerkosaan biasa, melainkan perbudakan seksual berbasis teknologi. LS secara sistematis menggunakan video sebagai alat pemerasan digital (Pasal 27 UU ITE) dan kekerasan berbasis gender online (KBGO) untuk membungkam dan mengendalikan korban selama bertahun-tahun.

Korban saat ini telah mendapatkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma mendalam yang dideritanya. Dalam laporannya, sang ibu menyebutkan bahwa anaknya "takut dihina teman dan mempermalukan keluarga," yang menunjukkan betapa efektifnya ancaman LS dalam merampas keberanian korban.

Kasus LS bukanlah insiden tunggal di NTB. Beberapa kasus serupa yang melibatkan oknum guru pernah terjadi, seperti guru di Lombok Timur yang memperkosa siswi dengan iming-iming uang, hingga guru di Lombok Barat yang menyebabkan korbannya hamil. Pola ini menunjukkan adanya penyalahgunaan kekuasaan (power abuse) di mana predator memanfaatkan statusnya untuk mengeksploitasi siswa.

Publik menuntut keadilan yang sesungguhnya. "Jangan biarkan predator menang karena kelalaian yuridis!" tulis seorang netizen di media sosial. Kasus ini menjadi ujian berat bagi penegakan hukum di Indonesia untuk menerapkan UU Perlindungan Anak secara tepat dan memastikan sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman bagi setiap anak.(**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
BBPOM di Medan Vaksin 200 Peserta

BBPOM di Medan Vaksin 200 Peserta

Medan(harianSIB.com)Dalam rangka HUT BPOM ke 25, HUT Korpri ke 54 dan HUT DWP ke 26, Balai Besar POM di Medan melaksanakan program sejuta va