Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Tiga Personel Polda Sumut Penabrak Wanita Pejalan Kaki di-Patsus

Roy Surya D Damanik - Kamis, 30 Oktober 2025 21:23 WIB
593 view
Tiga Personel Polda Sumut Penabrak Wanita Pejalan Kaki di-Patsus
Foto: harianSIB.com/Roy Damanik
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita didampingi pejabat Polda Sumut lainnya, memberikan keterangan terkait 3 polisi penabrak wanita pejalan kaki, di kantor Sat Lantas, Kamis (30/10/2025).

Medan(harianSIB.com)

Tiga personel Poldasu berinisial PP, ST dan GI yang menabrak seorang wanita pejalan kaki, Elyda Delvian Tamin (26), sudah diproses dan dilakukan penempatan khusus (Patsus) di Bidpropam Poldasu.

Sebelum menabrak korban, para pelaku baru minum minuman beralkohol di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Jalan Puteri Merak Jingga, Medan Barat. Dalam kondisi di bawah pengaruh miras, ketiganya keluar dari THM, lalu masuk ke mobil hingga akhirnya menabrak korban.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, didampingi Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon dan Kasubdit Paminal Bid Propam Polda Sumut, Kompol Chandra, dalam keterangannya, di kantor Sat Lantas, Kamis (30/10/2025), mengungkapkan, dari hasil olah TKP, kejadian berada di badan jalan.

Baca Juga:
"Tidak ada unsur kesengajaan. Barang bukti mobil Honda Brio kini diamankan di Mako Satlantas Polrestabes Medan. Antara korban dan pelaku tidak saling mengenal. Dalam mobil ada 3 orang. Saat itu korban sedang jalan dan hendak masuk ke dalam mobil hingga tertabrak mobil," ujar I Made.

Sementara itu, Kasubdit Paminal Bid Propam Polda Sumut, Kompol Chandra menegaskan, ketiga personel sudah diproses di Bidpropam dan dimasukkan ke Patsus.

"Ketiga personel Poldasu yakni PP, ST dan GI. Yang mengemudikan mobil saat itu GI. Sebelumnya mereka baru keluar dari THM, setelah itu menabrak korban. Para pelaku sempat meninggalkan lokasi (kabur) karena panik dan dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol. Namun tak lama kemudian, yang bersangkutan menyerahkan diri ke Satlantas karena takut diamuk massa," terang Chandra.

Lanjutnya, korban sempat mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Medan. Namun dirujuk ke RS Colombia dan kini masih dalam pemantauan medis. Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

"Terkait dugaan apakah korban dan pelaku berasal dari tempat hiburan malam yang sama, hal itu belum dapat dipastikan. Pihaknya sudah menanyakan kepada korban dan saksi, sejauh ini keduanya tidak berada di tempat hiburan malam yang sama. Jadi mereka tidak saling mengenal," ucapnya.

Pemeriksaan lanjutan terhadap GI, tambahnya, telah dilakukan, termasuk tes urine dan tes kadar alkohol. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan negatif narkotika, namun pelaku positif mengonsumsi minuman beralkohol.

"Saat ini, penyidik telah meningkatkan penanganan kasus tersebut ke tahap penyidikan dan menahan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut. Polda Sumut berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan telah diproses. Terbukti anggota yang melakukan pelanggaran sudah di Patsus," tutup Chandra.

Sementara itu, orangtua korban, Suratman (55), membeberkan sampai sekarang korban masih belum sadarkan diri. Korban mengalami retak di lutut, 6 tulang rusuk patah dan pecah pembuluh darah.

"Saya mengucapkan terima kasih khususnya kepada Dir Samapta dan Kabid Propam Poldasu yang sudah menjenguk langsung anak saya. Keluarga juga mendapat santunan dari Propam Mabes Polri. Irwasda juga dikabarkan akan berkunjung. Harapan saya agar Poldasu dapat melakukan pengembangan, agar kasus yang menimpa anak saya bisa segera tuntas," harap pria asal Kisaran itu.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
200 Personel Poldasu Dikirim ke Palu dan Donggala
177 Personel Poldasu dan Jajaran Naik Pangkat
komentar
beritaTerbaru