Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Februari 2026

Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan yang Dipicu Ejekan Suara Jelek Saat Bernyanyi

Roy Surya D Damanik - Senin, 02 Februari 2026 19:59 WIB
192 view
Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan yang Dipicu Ejekan Suara Jelek Saat Bernyanyi
Foto: harianSIB.com/Roy Damanik
Polsek Medan Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Jembatan Titi Gantung Jalan Stasiun, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Senin (2/2/2026).

Medan(harianSIB.com)

Polsek Medan Timur, Senin (2/2/2026), merekonstruksi kasus pembunuhan di Jembatan Titi Gantung Jalan Stasiun, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, yang dipicu ejekan suara jelek saat bernyanyi di lapo tuak.

Rekonstruksi yang dilakukan di lokasi kejadian dihadiri tersangka Bobby Rahman Pohan, yang merupakan pelaku tunggal. Tersangka melakukan 15 reka adegan dalam rekonstruksi tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Khairul Fajri Lubis, mengatakan, keseluruhan rekonstruksi hari ini sesuai dengan seluruh keterangan tersangka dan para saksi.

"Kejadian bermula saat tersangka dan korban Erik Pohan Dabuke meminum tuak di lapo tuak tak jauh dari lokasi kejadian. Saat sedang santai menenggak minuman, keduanya terlibat adu mulut lantaran Erik menghardik Bobby karena suaranya jelek saat bernyanyi. Keduanya terlibat cekcok mulut hingga tersangka menikam korban dengan kaca bolam hingga tewas.

Baca Juga:
"Terungkap bahwa tersangka menikam korban sebanyak tiga kali di adegan ke sebelas," ujarnya.

Dijelaskan Fajri, dalam rekonstruksi tidak ditemukan fakta baru. Kegiatan itu dilakukan bersama pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk kelengkapan berkas sebelum disidangkan.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polisi Grebek Kantor Sekretariat PAC Ormas di Sunggal Dijadikan Lokasi Judi, 4 Orang Diamankan
Rico Waas Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
Pdt Penrad Siagian: "Eksekusi" Keppres Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Lamban
Ikuti Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Kota Medan Telah Dinyatakan Kembali Normal
Penrad Siagian: Rehabilitasi Bencana di Sumut Harus Pulihkan Mata Pencaharian Masyarakat
Usai Prarekonstruksi Judi-Narkoba, Polisi Putus Aliran Listrik di Jalan Jermal 15
komentar
beritaTerbaru