Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026

3 Kawanan Penjahat Babak Belur Diamuk Massa

- Minggu, 16 Februari 2014 12:36 WIB
1.978 view
3 Kawanan Penjahat Babak Belur Diamuk Massa
SIB/Roy Damanik
Kedua tersangka perampok yang babak belur, saat diamankan di Mako Polsek Percut Sei Tuan.
Medan (SIB)- Dua tersangka perampok, ES (23) warga Jalan Suluh, Medan Tembung dan NL (26) warga Jalan Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei tuan ditangkap massa di Jalan Perjuangan Kelurahan Sidorejo Medan Tembung usai merampas handphone milik Diyanti Riskianai (16) warga Kompleks LLP Desa Medan Estate Percut Sei Tuan, Sabtu (15/2).

Keterangan yang dihimpun di kepolisian, tersangka berkeliling mengendarai sepedamotor jenis Scopy. Sesampainya di lokasi, kedua tersangka melihat Diyanti yang saat itu memegang handphone dan dibonceng bapaknya, Miswadi (44).

Seketika itu juga tersangka mengikuti korban dari belakang. Saat korban lengah, NL langsung merampas HP korban. Korban berusaha mempertahankan HP miliknya dan sempat terjadi tarik menarik antara korban dan tersangka.

Akibat kalah tenaga, akhirnya tersangka berhasil merampas HP tersebut dan langsung kabur. Miswadi berusaha melakukan pengejaran terhadap tersangka, sembari berteriak rampok dan berada di belakang sepedamotor tersangka. Tiba-tiba NL mengeluarkan pisau dari saku celananya dan mengacungkannya ke arah Miswadi.

Warga sekitar dan pengendara sepedamotor yang mendengar teriakan rampok, ikut mengejar tersangka. Saat melewati gang, kedua tersangka meninggalkan sepedamotornya dan masuk ke salah satu rumah warga.

Apes bagi tersangka, ternyata lokasi telah dikepung. Saat itu juga kedua perampok ditangkap dan dihakimi hingga babak belur. Petugas Reskrim Polsek Medan Area memboyong kedua tersangka ke Mako untuk proses lebih lanjut.

Di hadapan petugas, NL mengaku baru sekali ini melakukan perampokan. "Baru sekali ini aku merampok pak, dan rencananya hasil penjualan HP itu untuk biaya makan.

Beberapa hari ini aku tidak pulang ke rumah, karena lagi ribut dengan orangtuaku. Jadi aku tak memiliki uang, makanya nekat melakukan aksi kejahatan," ungkapnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung SH SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka. "Tersangka masih kita periksa secara intensif, untuk menyelidiki apakah tersangka tersebut telah sering melakukan aksi kejahatannya atau hanya baru kali ini.

Kita juga mengamankan sepedamotor  dan pisau curtter yang dipakai tersangka untuk melancarkan aksi kejahatannya, berikut HP korban, yang akan kita jadikan barang bukti," ujarnya.

Pencuri Sepedamotor Dihajar Massa di Marelan
Seorang pria, Ha (25) mengaku berdomisili di kawasan Marelan terduga pencuri sepedamotor Yamaha Vega milik Iskandar (30) warga Hamparan Perak, Sabtu sore (15/2) babak belur dihajar massa di Jalan Titi Pahlawan Gang Kambing Marelan.

Keterangan yang dihimpun wartawan di lokasi kejadian dari sejumlah warga menyebutkan, aksi pencurian itu dilakukan Ha ketika korban memarkir sepedamotornya di depan warung di Pasar Hamparan Perak.

Korban yang mengetahui sepedamotornya dibawa kabur Ha, spontan berteriak, maling.

Warga melakukan pengejaran dan akhirnya kawanan penjahat jalanan yang sempat mengeluarkan senjata tajam  tersebut diringkus di kawasan Gang Kambing beberapa saat setelah terjatuh ke aspal karena menabrak pot bunga.

Selanjutnya, warga sekitar dan yang melintas memukuli Ha hingga babak belur.

Petugas Polsekta Medan Labuhan yang turun ke lokasi kejadian mengevakuasi terduga pelaku pencurian sepedamotor ke RS Sakit Ameta Sejahtera Medan.

Hingga pukul 18.00 WIB pria tersebut masih berada di rumah sakit. (A24/A11/x)


Seorang pria terduga pelaku pencurian sepeda motor dihajar massa di Marelan, Sabtu (15/2).(Foto SIB/Pally Simangunsong)        


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru