Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 26 Oktober 2026

Dari Pemeriksaan Polisi Tersangka Dosen PTN "Akut" Narkoba

- Selasa, 18 Maret 2014 10:35 WIB
406 view
 Dari Pemeriksaan Polisi Tersangka Dosen PTN
Medan (SIB)- Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara petugas Sat Res Narkoba Polresta Medan, ternyata Dosen PTN  Drs CN MSi termasuk pecandu narkoba jenis shabu-shabu. Kini masih terus dilakukan penyidikan, apakah CN hanya sebagai pemakai atau ikut juga menjual narkoba. Karena saat ditangkap dia sempat membuang benda haram itu ke jalan.

"Yang jelas dia (CN) itu sudah akut (pecandu berat) narkoba," kata Kasat Res Narkoba Polresta Medan, Kompol Dony Alexander saat ditanya di ruangannya, Senin (17/3/2014).

Ketika ditanya bahwa CN membantah dikatakan sebagai pencandu narkoba dan juga merasa dijebak saat ditangkap, Kompol Dony mengatakan, "Boleh-boleh saja dia membela diri dan itu merupakan haknya. Kasusnya masih kita kembangkan untuk mengetahui dari mana narkoba itu di dapat CN,"  Kasat Res Narkoba.

Untuk diketahui, Drs CN MSi (60) Dosen MIPA yang tinggal di komplek Villa Gading Mas Blok B, Kelurahan Harjo Sari II, Kecamatan Medan Amplas itu ditangkap petugas Res Narkoba Polresta Medan di Jalan Bantam, Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru berikut barang bukti sabu-sabu 0,17 gram.

CN ditangkap saat petugas sedang mengadakan patroli di Jalan Bantam dan saat itu petugas curiga melihat gerak-gerik  CN.

Ketika didekati, pelaku mau kabur dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo BK 5234 ABS. Namun dengan cepat petugas lmenyergap CN yang sempat membuang barang bukti 1 bungkus sabu seberat 0,17 gram ke jalan. Karena sudah ada barang bukti, CN digelandang ke Polresta Medan.

Kepada petugas, CN membantah sebagai pemakai dan pengedar narkoba, "Aku bukan pecandu dan pengedar narkoba. Aku dijebak bang," ujar CN membela diri. (A12/h)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru