Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Maret 2026
Teras Sekawan:

Ada Lontong Sayur dan Mie Rebus Medan yang Mantap di Sini

- Minggu, 14 Agustus 2016 11:37 WIB
2.726 view
Ada Lontong Sayur dan Mie Rebus Medan yang Mantap di Sini
Jakarta (SIB)- Mau makan siang dengan menu khas Medan? Restoran ini patut dicoba. Tersedia lontong sayur, mie rebus, soto, hingga gado-gado Medan di sini.
Di kawasan Panglima Polim ada restoran khas Medan yang baru dibuka sekitar dua bulan lalu. Bernama Teras Sekawan, restoran nampak tak asing bagi penikmat makanan Medan. Tak lain karena keterangan "by Kak Ani" di belakang namanya.

Sebelumnya Kedai Kak Ani telah populer sebagai restoran penyedia ragam makanan Medan. Karenanya menu-menu yang ditawarkan di Teras Sekawan pun tak jauh berbeda. Mulai dari lontong sayur, nasi campur, soto, mie rebus, sate daging, hingga gado-gado khas ibu kota Sumatera Utara ini.

Mengenai lokasi, Teras Sekawan menempati bangunan restoran Po Lim Cha Chaan Teng yang kini sudah tutup. Dari luar nampak bangunan restoran memanjang ini bercat putih dengan kanopi biru. Tertulis nama Teras Sekawan di kanopi sebagai penanda.

Suasana rumahan yang nyaman begitu terasa saat memasuki restoran. Deretan bangku putih dan sofa berwarna cokelat menimbulkan kesan hangat. Bikin tamu betah berlama-lama makan di sini.

Lontong Pasar Medan (Rp 32.500) racikan Teras Sekawan terlihat cantik menggugah selera. Disajikan dalam mangkuk putih lebar beralas daun pisang. Tampak irisan telur rebus dan bihun kecap memenuhi permukaan.

Sayur gurih pada sajian lontong ini ternyata memiliki isian meriah. Mulai dari potongan buncis, wortel, labu siam, terung pipit (takokak), udang, dan sambal teri kacang Medan. Pelengkapnya berupa telur, bihun kecap, dan serundeng kelapa yang menebar aroma gurih enak.

Slurrpp! Aroma dan rasa tauco begitu terasa saat menyesap sayur gurihnya. Potongan lontong yang empuk lembut berpadu enak dengan isian sayur gurih.
Sesekali ada selingan gurih manis dari irisan udang. Sementara rasa pahit sedikit pedas hadir dari terung pipit yang bentuknya mirip leunca ini.

Gurihnya tauco dan pedasnya sambal teri kacang Medan dalam sajian ini mewakili kultutasi kuliner China dan Melayu yang khas Medan. Enak dimakan di pagi hari atau siang hari.

Penyajian Mie Rebus Medan (Rp 39.000) tak jauh berbeda dengan lontong sayur. Namun tampilannya lebih meriah karena penyertaan kerupuk merah. Mie nyemek dengan kuah kental kecokelatan ini berisi kentang, tahu, bakwan udang, dan telur rebus.

Mie kuningnya begitu lembut dan mulur. Disesap dengan kuah kaldu udang yang manis, rasanya makin nikmat!  Mie ini boleh dibilang lomie gaya lokal Medan.

Tambahan sambal merah yang disajikan terpisah mampu membuat mie ini jadi gurih pedas. Apalagi ada potongan kentang, tahu, dan bakwan udang yang kenyal gurih.

Badanpun makin hangat setelah menyantapnya karena mie rebus Medan umumnya diracik bersama rempah seperti merica, jahe, dan sereh.

Tersedia juga Ketan Kinca Durian (Rp 23.000). Tercium wangi duren cukup kuat begitu dessert tradisional ini tersaji. Kuah kinca berwarna cokelatnya terasa gurih manis dengan tekstur kental.

Potongan kecil duren yang terselip diantara ketan membuat rasa dessert makin enak! Yang disukai, rasa manisnya tidak terlalu kuat. Sementara ketannya pulen empuk. (Detikfood/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru