Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Maret 2026

Slurppp... Sate dan Tongseng Tegal Sedap Benar

- Minggu, 16 Agustus 2015 15:47 WIB
4.843 view
Slurppp... Sate dan Tongseng Tegal Sedap Benar
SIB/Leo Bukit
Konsumen sedang menikmati sate dan tongseng kambing muda di Warung Sate Tegal "Al Barokah" Spesial Kambing Muda, Jalan Asrama Pondok Kelapa Medan.
Medan (SIB)- Sate dan tongseng kambing muda asal Tegal, Jawa Tengah, yang dijual Hardi di warung Al Barokah miliknya memang spesial. Dagingnya yang lembut dengan bumbu yang khusus didatangkan dari Tegal, membuat dua penganan khas Tegal ini diminati penikmat kuliner di Medan.

Kelebihan daging kambing muda, sangat lembut, sedangkan daging kambing tua sudah keras. "Saya mencari kambing muda berusia di bawah enam bulan. Untuk kambing berusia di atas enam bulan sudah tua dan dagingnya sudah keras," kata pria yang berjualan di Jalan Asrama Pondok Kelapa.
Ia mengakui, mencari kambing muda di Medan sangat sulit. "Saya mencari kambing muda di Medan sampai kewalahan, sampai-sampai saya mencari ke luar Medan," tutur Hardi sembari menambahkan dalam satu hari membutuhkan empat sampai lima ekor kambing muda.

Menurut Hardi, setiap konsumen yang mampir ke warungnya sudah pasti pesan sate kambing muda. "Hampir semua konsumen memesan sate kambing muda. Setelah pesan sate, konsumen juga pesan tongseng berisi kambing muda," ujarnya.

Konsumen yang datang kemari, kata Hardi, tidak mengetahui makanan tongseng. Padahal tongseng itu tidak jauh beda dengan sop. "Konsumen tahunya tongseng itu masakan khas Cina. Padahal, tongseng itu asli masakan khas Jawa Tengah," tuturnya.

Dikatakan Hardi, pembuatan tongseng ini ada di wilayah Yogyakarta, Solo, dan Klaten dengan rasa yang manis. "Tongseng asal Indramayu sampai Jakarta rasanya sedikit manis. Daerah asli pembuatan tongseng itu dari Tegal dengan rasa pedas," bebernya.

Ia menjelaskan, cara memasak tongseng kambing ini memakai kaldu kambing dicampur rempah-rempah. Setelah setengah masak, dimasukkan daging kambing mudanya. "Daging untuk tongseng diambil dari paha kambing," katanya.

Hardi mengakui, bumbu untuk semua menu makanan yang disediakan di warungnya didatangkan dari Tegal. Karena yang membuat bumbunya dari satu keluarga yang menjual spesial bumbu. "Saya pakai bumbu dari sana, supaya rasa khas makanannya tetap asli Tegal," ungkapnya.

Sampai saat ini, Hardi sudah membuka warung sate Tegal spesial kambing muda di dua daerah yakni Medan dan Tegal. "Warung di Tegal, istri yang kelola. Saya buka di Medan karena dukungan dari teman-teman," ujar Hardi sembari menambahkan warung sate Tegal di Jalan Asrama Pondok Kelapa sudah dirintisnya selama dua tahun. (A21/h)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru